Minggu, 1 Oktober 2017 12:29

Satu Dasawarsa, APBD KBB dari 600 Milyar menjadi 2,5 Triliun

Reporter : Jumadi Kusuma
Kadis PU KBB meninjau Pembangunan jalan di Saguling
Kadis PU KBB meninjau Pembangunan jalan di Saguling [limawaktu]

Limawaktu.id,- Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB) sebagai wadah pergerakan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan berdirinya KBB tahun 2007, saat ini menjadi wadah silaturahmi berbagai pihak untuk mengawal dan mengawasi program Pemkab KBB.

Hal itu disampaikan Ade Ratmadja,  salah seorang founding father KBB saat ditemui dikediamannya Cigugur Girang  Parongpong, Sabtu (30/9).

Menurutnya, "Perubahan KBB setelah sepuluh tahun tampak jelas dilihat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2007 lalu hanya Rp.  600 milyar dan sekarang menjadi 2,5 triliyun.

“Selain itu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bandung Barat sudah  sampai ke desa-desa dan pembangunan gedung pemda paling luas se Jawa Barat." katanya. 

Dikatakan Ade, kalau masalah kekurangan itu pasti ada karena kesempurnaan hanya milik-Nya,  dan itu pekerjaan rumah bagi siapapun yang akan terpilih pada Pilkada KBB 2018 untuk melanjutkan visi KBB, Cermat.

Terkait Pilkada KBB, dukungan KPKBB masih menunggu keputusan calon yang terdaftar dan sah oleh KPU,  karena saat ini  masih bakal calon.

“Prediksi saya Pilkada KBB  hanya akan ada  tiga paslon dari parpol   dan kalau ada independen menjadi 4 paslon yang bakal berlaga di Pilkada KBB,” sebutnya. 

Ade menjelaskan, sampai saat ini sekretariat KPKBB mendapat kunjungan silaturahmi dari beberapa bakal calon bupati KBB diantaranya Haji Kosasih (Demokrat), Doddy Imran Cholid (Golkar), Pamriadi (PDIP) dan Eka Suwarna.

“Saya berharap pelaksanaan  Pilkada di  KBB bisa berjalan dengan  sukses tanpa ekses, pungkasnya. (jk)