Senin, 24 Desember 2018 14:26

Sabar!Tahun ini Revitalisasi Pasar Cimindi Baru DED, 2020 Fisik

Reporter : Fery Bangkit 
Pasar Cimindi.
Pasar Cimindi. [istimewa]

Limawaktu.id - Revitalisasi pasar Tradisional Cimindi, Kota Cimahi bakal tertunda selama satu tahun. Pasalnya, Pemerintah Kota Cimahi mewacanakan perbaikan baru akan dilakukan tahun 2020.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Adet Chandra Purnama, berdasarkan arahan dari Wali Kota Cimahi, pihaknya menginginkan bahwa proses revitalisasi Pasar Cimindi dilaksanakan sekaligus.

Baca Juga : Revitalisasi Pasar Cimindi yang Tak Kunjung Selesai Bikin Pedagang Meradang

"Pak Wali gak mau membangun sapotong-potong, pengennya tuntas semua," kata Adet saat dihubungi via sambungan telepon, Senin (24/12/2018).

Untuk itu, kata dia, revitalisasi atap pasar yang terletak di Jalan Mahar Martanegara itu pun resmi dihentikan. Proses revitalisasi atap dan beberapa bagian lainnya sudah dilakukan sejak tahun kemarin meski kerap tersendat.

Baca Juga : Berganti Kabid, Akankah Revitalisasi Pasar Cimindi Tuntas Tahun ini?

"Ini berhenti sampai segini, tertunda dulu. Bukan berarti gak selesai," ucap Adet.

Adet melanjutkan, untuk proses revitalisasi total Pasar Cimindi, tahun ini baru akan selesi tahapan Detail Engineering Design (DED). "DED pasar tahun sekarang tuntas 2018. 2020 mudah-mudahan pasar ini kita bangun kembali," ujarnya.

Dikatakannya, butuh anggaran yang cukup besar, yakni mencapai Rp 30 miliar untuk merevitalisasi Pasar Cimindi. Selain mengandalkan, kas Pemkot Cimahi, pihaknya akan mencoba untuk mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Apalagi, kata Adet, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal konsen terhadap pasar tradisional.

"Kita sedang berjuang nyari anggaran. Mungkin dari maan bantuan provinsi atau pusat," tuturnya.

Berdasarkan perencanaan, ungkap Adet, Pasar Cimindi akan dijadikan dua lantai. Dimana satu lantainya minimal bisa menampung 170 pedagang. Jika proses fisik dimulai, para pedagang terlebih dulu akan direlokasi semua.

Baca Lainnya