Minggu, 20 Mei 2018 16:20

Rutilahu di Cimahi Capai 8 Ribu Unit

Reporter : Fery Bangkit 
Rumah milik Sukaesih (70) di Kampung Cibogo RT 04/06 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan.
Rumah milik Sukaesih (70) di Kampung Cibogo RT 04/06 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota cimahi mengklaim, program Rumah Tidak Layak Huni (rutilahu) di Cimahi sudah tepat sasaran.

Kepala DPKP Kota Cimahi M Nur Kuswandana menegaskan, usulan sasaran Rutilahu memang seharunya berangkat dari pendataan RW setempat, yang kemudian diserahkan kepada kelurahan. Kemudian rekomendasi itu akan diverifikasi langsung ke lapangan oleh tim DPKP.

Baca Juga : Senyum Bahagia Esih, Janda Kp Adat Cireundeu Setelah Rumah Rusaknya Direhab

"Data yang masuk ke DPKP, nanti akan dikroscek ke lapangan. Kondisi realnya seperti apa, apakah memang layak dibantu atau tidak. Jadi merata atau tidak itu tergantung hasil verifikasi petugas kami di lapangan. Dan kami juga punya skala prioritas sendiri," tegas Nur, Minggu (20/5/2018).

Namun, untuk sekarang ini, terang Nur, pengajuan target Rutilahu bisa melalui masyarakat, Ormas/LSM dan aspirasi Anggota DPRD. Namun, tegas dia, tetap saja disetujui atau tidak, tetap harus berdasarkan verifikasi.

Baca Juga : Rumah Aming, Warga RW 11 Kelurahan Cibabat Nyaris Ambruk

Hingga tahun 2018, DPKP Kota Cimahi mencatat ada sebanyak 8.000 unit rumah yang masuk dalam kategori Rutilahu. Jumlah menurun dibandingkan data BPLS pada tahun 2011 yang menyebutkan Rutilahu di Cimahi mencapai 22 ribu unit.
Pihaknya setiap tahunnya melakukan renovasi unit Rutilahu sebanyak 1000 sampai 1500 rumah.

"Jadi kalau melihat pengurangan jumlah, pemerintah kota sangat konsern terhadap renovasi rutilahu. Jadi sampai tahun 2018 ini sudah banyak berkurang jumlahnya," ungkap Nur.

Baca Juga : Potret Miris Rumah Milik Sukaesih yang tak Tersentuh Program Rutilahu

Untuk tahun 2018 ini, DPKP akan merenovasi 1494 Rutilahu dengan rincian perbaikan 335 unit Rutilahu menggunakan APBD Kota Cimahi, 750 unit menggunakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan 409 unit menggunakan bantuan dari pemerintah pusat.

"Bantuan dari pemerintah itu hanya Rp 15 juta, jadi sisanya perlu dibantu warga sehingga betul-betul rumah yang diperbaiki bisa layak huni," terangnya.

Baca Lainnya