Selasa, 30 Oktober 2018 16:50

Rumahnya Amblas, Begini Kabar Keluarga Wandi di KBB

Reporter : Fery Bangkit 
 Rumah milik Wandi (22) di Kampung Kadu Pugur RT 02/11, Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), amblas akibat hujan deras yang mengguyur, Selasa (30/10/2018).
Rumah milik Wandi (22) di Kampung Kadu Pugur RT 02/11, Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), amblas akibat hujan deras yang mengguyur, Selasa (30/10/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Bandung Barat - Rumah milik Wandi (22) di Kampung Kadu Pugur RT 02/11, Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), amblas akibat hujan deras yang mengguyur, Selasa (30/10/2018) dini hari.

Peristiwa yang menimpa rumah berukuran 4x6 itu terjadi pukul 04.30 WIB, sehingga mengakibatkan kerusakan yang cukup parah di bagian dapur rumah yang dihuni oleh empat jiwa tersebut.

Baca Juga : Rumah Penjual Cilor ini Nyaris Ambruk Tergerus Longsor

"Ambruknya bagian dapur rumah tersebut karena tanahnya mengalami longsor, setelah malamnya terjadi hujan deras di lokasi," kata Kasi Trantribum Kecamatan Cikalongwetan, Pipin Irawan, Selasa (30/10/2018).

Menurutnya, hujan yang terjadi semalam memang sangat deras dengan intensitasnya cukup lama. Pihaknya yang mendengar informasi ini langsung mendatangi ke lokasi pada pagi hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan hanya mengakibatkan kerugian materi.

Baca Juga : Rumah Warga di Belakang Pemkot Cimahi Ambruk Total, Ajay Bilang Begini

Dirinya juga sudah melaporkan kejadian ini ke Camat Cikalongwetan, Kapolsek, Danramil, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial KBB.

Longsor terjadi karena bagian dapur rumah korban berada di atas tanah tebing setinggi sekitar tiga meter. Disinyalir karena terjadi gerusan tanah yang terbawa hujan, lama-lama bangunan itu ambruk. Bangunan yang ambruk adalah bagian dapur rumah yang posisinya di belakang, yang tampak hancur berantakan dan terbelah. Sementara bagian tengah rumah serta kamar masih utuh dan tidak mengalami kerusakan berarti.

Baca Juga : Pesona Alam Residence Longsor, Dihajar Air Deras

"Kerusakan paling parah menimpa perabotan perkakas dapur karena tidak ada yang bisa dipakai lagi. Taksiran kerugian yang dialami korban atas kejadian ini mencapai Rp 25 juta," sebutnya.

Atas kejadian ini, pihaknya dengan personel BPBD langsung melakukan langkah antisipasi dan memberikan sosialisasi kepada penghuni rumah agar hati-hati jika hujan besar. Mereka disarankan untuk mengungsi ke rumah tetangga terdekat jika hujan terus turun. Sebab dikhawatirkan retakan pondasi rumah yang tergerus air hujan terus melebar dan dapat mengakibatkan terjadi longsor susulan.

"Memasuki penghujan warga harus waspada karena bisa saja kontur tanah menjadi rawan terjadi longsor dengan munculnya retakan-retakan. Sebaiknya warga segera melapor ketika melihat ada potensi akan terjadi longsor di wilayahnya kepada petugas BPBD," pungkasnya.

Baca Lainnya