Selasa, 22 Januari 2019 11:42

RSUD Cibabat Dipenuhi Pasien DBD, Adakah Slot Bagi Pasien Baru?

Reporter : Fery Bangkit 
Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi tengah memantau pasien Demam Berdarah Dangue (DBD) Selasa (22/1/2019).
Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi tengah memantau pasien Demam Berdarah Dangue (DBD) Selasa (22/1/2019). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Ruang khusus pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat dipenuhi pasien Demam Berdarah Dangue (DBD).

Berdasarkan pantauan di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi, Selasa (22/1/2019), ruang khusus atau ruang tambahan yang disediakan pun sudah dipenuhi pasien yang berasal dari berbagai daerah di Bandung Raya. Seperti Cimahi, Kabupaten Bandung barat, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

Baca Juga : Pasien DBD di RSUD Cibabat Kembali Bertambah

Pihak RSUD Cibabat pun terpaksa menyulap ruang kosong bekas labolatorium untuk dijadikan ruang inap khusus pasien DBD. Ada empat ruangan, dengan 35 tempat tidur yang telah disediakan pun sudah penuh.

"Kita ini sudah ada penambahan 4 (empat) ruangan, 35 tempat tidur. Full semua," terang Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi.

Baca Juga : Kasus DBD Meluas, Warga Cimahi Was-was

Hingga Selasa (22/1/2019), jumlah pasien DBD yang dirawat di RSUD Cibabat mencapai 77 orang. Ada anak-anak hingga dewasa. Selain di ruangan khusus, para pasen juga tersebar di ruang rawat inap lainnya.

Meski ruang tambahan sudah dipenuhi pasien rawar inap, pihaknya menjamin pihaknya tetap menerima pelayanan pasien baru. Pihaknya pun sudah mengantisipasi penambahan ruangan lagi jika memang ada penambahan pasien baru.

Baca Juga : Mau Putus Rantai Jentik Nyamuk DBD, ini Langkah Sederhananya!

"Tapi mudah-mudahan tidak ada pasien DBD lagi," ucapnya.

Terkait terus bertambahnya kasus DBD, pihaknya meminta Dinas Kesehatan Kota Cimahi agar intens melakukan pencegahan kasus DBD. Seperti pelaksanaan fogging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

"Rantai DBD itu harus diputuskan. Kami juga ingatkan semua orang rumah sakit agar jadi agen (pemberantasan nyamuk DBD) di tempatnya masing-masing," imbuhnya.

Baca Lainnya