Jumat, 28 Desember 2018 12:46

Rp 450 Ribu untuk Beli Seragam Siswa Cimahi Diakhir Tahun

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyerahkan beasiswa sebesar Rp450.000 per siswa.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyerahkan beasiswa sebesar Rp450.000 per siswa. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Penghujung tahun 2018, Pemerintah Kota Cimahi memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi 795 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), Jum'at (28/12/2018).

Secara simbolis, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyerahkan beasiswa sebesar Rp450.000 per siswa itu usai pelaksanaan apel di Lapangan Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah.

Bantuan beasiswa itu khusus dimanfaatkan bagi siswa untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan siswa, seperti pakaian seragam sekolah, perlengkapan sekolah seperti sepatu dan tas, buku, alat tulis sekolah hingga transportasi.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengatakan, bantuan beasiswa ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam memajukan dunia pendidikan sesuai amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Salah satunya dengan memberikan bantuan bagi siswa yang dianggap kurang mampu.

"Seperti kita ketahui bahwa salah satu persoalan klasik pendidikan itu adalah biaya tinggi. Pemkot Cimahi terdorong untuk membantu para orang tua mengatasi kesulitan biaya pendidikan bagi anak-anaknya," ujar Ajay.

Dikatakan Ajay, dengan adanya pemberian beasiswa ini juga diharapkan bisa menekan siswa putus sekolah. Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Cimahi secara berkelanjutan akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

"Jadi intinya, bantuan ini dimaksudkan untuk meringankan biaya pendidikan siswa yang rawan drop out, sehingga dapat menyelesaikan studi-nya hingga 12 tahun," kata Ajay.

Ajay menghimbau agar bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk pembelian keperluan primer para siswa. Dan ia berpesan "anak-anaku, teruslah berprestasi, berkarya, berinovatif, berdaya saing dan berkarakter luhur," imbuhnya.

Selain para siswa, tenaga guru, pustakawan dan tenaga administrasi non Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga mendapatkan uang insentif. Untuk guru, akan diberikan bantuan Rp500.000, pustakawan sebesar Rp400.000 dan tenaga administrasi sebesar Rp450.000.

Baca Lainnya