Rabu, 9 Januari 2019 18:13

Rp 300 Juta untuk Beli Logistik Kebencanaan Tahun 2018

Reporter : Fery Bangkit 
salah seorang warga tengah membersihkan rumah yang tertimpa benteng di Gang Rangsom RT 03/01 Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
salah seorang warga tengah membersihkan rumah yang tertimpa benteng di Gang Rangsom RT 03/01 Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Anggaran untuk kebutuhan kebencanaan di Kota Cimahi mencapai Rp 4 miliar. Anggaran itu dikelola Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD).

Kepala BPBD Kota Cimahi, Dani Bastiani mengatakan, duit yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kota Cimahi tahun 2019 itu diperuntukan untuk memenuhi semua kebutuhan BPBD. Dari mulai operasional hingga belanja logistik kebencanaan.

Baca Juga : Tren Bencana di KBB Meningkat, Kok Uang Kebencanaan 2018 Sisa Rp 4,4 Miliar

"Kalau untuk keseluruhan sekitar Rp 4 miliar setahun. Kebanyakan untuk kegiatan pelatihan, pengadaan logistik dan lain lain. Sekitar Rp 300 jutaan untuk pembelian logistik dan obat obatan," beber Dani saat dihubungi via sambungan telepon, Rabu (9/1/2019).

Dengan anggaran itu, Dani memastikan bahwa kebutuhan logistik tahun ini aman. Terlebih lagi saat ini tengah memasuki musim hujan. "Kita anggap cukup dulu. Karena kita juga ada pembelian logistik tahun 2019 untuk mengantisipasi kalau memang ada masyarakat yang terdampak (bencana)," katanya.

Dani juga menghimbau, agar masyarakat tetap waspada dalam memasuki musim penghujan ini. Pasalnya, potensi bencana bisa saja terjadi. Terutama di wilayah Cimahi Selatan yang rentan banjir dan bagian Utara yang rawan longsor.

"Tetap maspada memasuki musim penghujan, terutama di daerah rawan banjir tebingan," imbuh Dani.

Dikatakannya, personel dari BPBD dibantu dari unsur PMI, Tagana serta tim lainnya selalu siaga untuk penangguulangan bencana di Cimahi.

Baca Lainnya