Selasa, 28 Juli 2020 18:42

Ribuan Pengendara di Cimahi dan KBB Diberikan Sanksi, Apa Saja Pelanggarannya?

Reporter : Fery Bangkit 
Seorang pengendara sepeda motor saat terjaring ops lodaya 2020.
Seorang pengendara sepeda motor saat terjaring ops lodaya 2020. [Foto istimewa]

Cimahi - Selama lima hari pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2020, Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi tercatat sudah memberikan sanksi terhadap 1.330 pengendara di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mereka yang diberikan sanksi merupakan para pelanggar. Rata-rata pelanggaran yang dilakukan pengendara motor yakni berboncengan tidak mengenakan helm, maupun tidak membawa kelengkapan surat kendaraan dan tidak mengantongi SIM.

KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Duddy Iskandar mengungkapkan lima hari pelaksanaan Ops Lodaya, pihaknya sudah memberikan 1200 lebih tilang teguran dan lebih dari 130 surat tilang.

"Memang prioritas kita itu memberikan teguran dulu pada pengendara baik roda dua maupun roda empat. Kalau pelanggarannya fatal baru kita berikan surat tilang," ungkap Duddy, Selasa (28/7/2020).

Selama pelaksanaan Opperasi Lodaya, sangat jarang pengendara dari kalangan pelajar yang terjaring razia. Ditambah ada penurunan volume kendaraan selama pandemi Covid-19.

"Memang tidak sepadat biasanya, karena kondisinya masih pandemi dan anak sekolah juga belajar dari rumah. Cukup efektif menekan angka kecelakaan juga sebetulnya kondisi ini," terangnya.

Di sela pelaksanaan Operasi Lodaya 2020, pihaknya turut memberikan imbauan soal kedisplinan menerapkan protokol kesehatan dan membagikan masker pada masyarakat.

"Kita selipkan juga soal imbauan protokol kesehatan di masa pandemi ini. Selain itu memberikan masker gratis pada masyarakat, kita siapkan total 13 ribu masker yang akan dibagikan selama Ops Lodaya," jelasnya.

Operasi Lodaya 2020 sendiri dilaksanakan sejak tanggal 23 Juli hingga 5 Agustus dengan sasaran pelanggar baik roda dua maupun roda empat

Baca Lainnya