Jumat, 3 Mei 2019 17:59

Ribuan Jenis Kaktus Tumbuh Subur di Tanah Dingin Lembang

Reporter : Fery Bangkit 
Beberapa jenis kaktus di Lembang.
Beberapa jenis kaktus di Lembang. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Selain menjadi sentra produk sayuran, kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat juga belakangan ini dikenal sebagai tempat budidaya tanaman kaktus. Bahkan, terbesar di Indonesia.

Budidaya tanaman kaktus itu terdapat di beberapa desa di Kecamatan Lembang, seperti di Desa Langensari, Desa Pagerwangi, Desa Cikidang, Desa Kayuambon, Desa Wangunharja dan Desa Lembang. 

Asep Ridwan (45), seorang petani kaktus menuturkan, sebetulnya budidaya kaktus telah dimulai sejak tahun 1980-an. Tapi, ia baru merintis usaha itu sejak 2004 lalu. Ia melihat budidaya kaktus menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Dalam sebulan, ia berhasil meraih omset hingga belasan juta rupiah perbulan.

"Biasanya antara Rp 10-15 juta sebulan. Harga kaktus termurah, kalau ke konsumen itu dari Rp 5.000 sampai puluhan atau ratusan juta rupiah. Itu tergantung jenisnya. Kalau yang langka, kemudian besar, ya mahal," bebernya, Jumat (3/5/2019).

Sebetulnya, jika melihat suhu udara, wilayah Lembang bukanlah tanah favorit untuk tanaman kaktus sebab kawasan itu bersuhu dingin. Kaktus lebih identik dengan daerah kering atau gurun.

Tapi kenyataannya, tanaman itu malah tumbuh subur di Lembang. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 1.500 jenis kaktus yang telah dibudidayakan oleh para petani. Mulai dari xerograpika, bromelia, cortia, string of heart, hourtia, thilandsia dan ribuan varietas lainnya berkembang dengan baik di tangan ratusan pembudidaya kaktus di sana.

Asep saat ini merawat sekitar 200 lebih jenis kaktus sekulen dari berbagai negara. "Ada dari benua Amerika, Afrika, Australia, Arab dan daerah yang ada gurun lainnya, semua bisa tumbuh di sini," ungkapnya.

Menurutnya perawatan kaktus relatif mudah, pasalnya kaktus tak perlu disiram setiap hari selama mendapatkan cahaya matahari yang baik. Untuk mengakali cuaca, para petani membudidayakan kaktus dengan menggunakan green house.

"Menyiram air itu dua hari atau seminggu sekali juga cukup. Kan kaktus itu seperti unta, jadi seperti tanaman yang punya cadangan air. Namun, pertumbuhannya relatif lama," katanya. 

Baca Lainnya