Senin, 9 Oktober 2017 13:43

Revitalisasi dan Pembuatan Taman di Cimahi Bisa Habiskan Rp 2,8 M

News Cimahi Baru
Mira Nurmeita Gantini, Kepala Seksi Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Cimahi.
Mira Nurmeita Gantini, Kepala Seksi Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Cimahi. [Foto: Fey]

Limawaktu.id, - Keterbatasan lahan membuat Pemerintah Kota Cimahi sulit merealisasikan pembuatan taman kota Cimahi. Akhrinya, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) hanya akan membuat taman lingkungan pemukiman dan merevitalisasi taman yang sudah ada. 

Tahun ini, DPKP Kota Cimahi menganggarkan sekitar Rp 1 miliar dari APBD murni tahun 2017 untuk pembuatan taman lingkungan di lima lokasi, yakni di Cibeber, Melong, Karamekar, Pasirkaliki dan Padasuka.

“Selain itu, kita juga buat taman trotoar baru di Gempol Sari, Cibaligo, Sindang Sari. Ada juga rencana pembuatan taman sepiteng komunal di Cibabat dan Pasirkaliki,” terang Kepala Seksi Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Cimahi, Mira Nurmeita Gantini, Senin (9/10/2017).

Tercatat, hingga 16 tahun berdiri, Kota Cimahi hanya memiliki dua taman kota, yakni Taman Kartini dan Alun-alun Cimahi. Hingga saat ini, kata Mira, pihaknya belum menemukan lahan di perkotaan, untuk dijadikan taman kota. “Taman kota belum menemukan luas setara untuk lahan, makannya kita mulai menyebar ke taman lingkungan,” ujarnya.

Dikatakannya, taman lingkungan sendiri baru dibuat tahun ini. Itu pun, setelah ada permintaan dari sejumlah elemen masyarakat. “Animo masyarakat baru muncul sekarang. Kita bangun, yang mengelolanya warga,” kata Mira.

Sementara untuk anggaran revitalisasi sejumlah taman, DPKP Kota Cimahi menganggarkan Rp 1,8 miliar. Taman trotoar yang akan direvitalisasi di antaranya di Jalan Mahar Martanegara, Gatot Suborot-Sriwijaya, Pertigaan Nanjung-Kerkof, Plaza Rakyat, Underpass Cibabat dan Jalan Pabrik Aci.

Dikatakan Mira, pihaknya menargetkan pembuatan taman lingkungan dan revitalisasi taman tuntas akhir tahun 2017. “Minggu kedua pembuatan dan revitalisasi taman dimulai fisiknya. Positif beres akhir tahun,”ujarnya.

Ketika disinggung perihal waktu, diklaimnya bahwa perencanaan sudah dibuatkan sejak awal tahun. Namun, seiring waktu, ada beberapa perubahan, seperti perubahan desain.

“Akhirnya baru bisa dimulai pembangunan Oktober,” katanya. (fey)*