Kamis, 26 Juli 2018 18:25

Realisasi Pajak Air Tanah Hingga Triwulan II Capai Rp 1,621 Miliar

Reporter : Fery Bangkit 
Yunita Retno Widiana, Sekretaris Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi.
Yunita Retno Widiana, Sekretaris Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Realisasi capaian pendapatan dari Pajak Air tanah hingga Triwulan II di Kota Cimahi mencapai Rp 1,621 miliar atau 37,30% dari target Rp 4,346 miliar.

"Pendapatan pajak air tanah sampai bulan Juni sudah mencapai Rp 1,621 miliar," terang Yunita Retno Widiana, Sekretaris Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi saat ditemui disela-sela sosialisasi di Villa Neglasari, Jln. Sirnarasa, Kamis (26/7/2018).

Raihan pajak Rp 1,621 miliar itu didapat dari 163 Wajib Pajak (WP), dengan titik mencapai 400 sumur. WP didominasi oleh perusahaan dan bidang komersil lainnya. Minimal sumur yang ditarik pajak air tanahnya yang memiliki kedalaman minimal 100 meter.

Yunita melanjutkan, target pajak air tanah tahun ini, yakni Rp 4,346 miliar mengalami peningkatan dari target tahun sebelumnya yang hanya Rp 3,5 miliar. Peningkatan target itu disebabkan naiknya tarif Harga Air Baku (HAB).

Sejak Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 5 tahun 2015 direvisi menjadi Perwal Nomor 10 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah, HAB naik dari Rp500 meter/kubik menjadi Rp1.500/meter kubik.

"Dengan adanya kenaikan HAB ini diharapkan potensi pajak air tanah dapat meningkat 200%," pungkas Yunita.

Baca Lainnya