Selasa, 31 Oktober 2017 20:24

Reaksi PKL di Cimahi Saat Melihat Petugas Satpol PP Datang

Reporter : Fery Bangkit 
Satpol PP Kota Cimahi menertibkan PKL di sejumlah titik di Kota Cimahi.
Satpol PP Kota Cimahi menertibkan PKL di sejumlah titik di Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Cimahi tak berkutik ketika para petugas Satpol PP Kota Cimahi datang untuk melakukan penertiban pada Selasa (31/10/2017).

Ade (45) salah seorang PKL di Jalan Gandawijaya Cimahi terlihat panik, saat melihat petugas Satpol PP datang dari arah Jalan Pojok. Bahkan, terigu milikknya, yang merupakan bahan untuk membuat jamur krispi dagangannya tumpah.

"Saya sebenernya tadi lagi jalan aja, gak jualan di sini. Tadi pas lagi mau jalan lagi, langsung jatuh terigunya," ujarnya.

Selain Ade, masih ada puluhan PKL lainnya yang ditertibkan Satpol PP Kota Cimahi. Petugas memberikan surat kepada para PKL untuk mengikuti sidang.

Dalam penertiban kali ini, petugas Satpol PP Kota Cimahi menyisir sejumlah jalan. Di antaranya Jalan Citeureup, Jalan Sangkuriang, Jalan Amir Mahmud, Jalan Gandawijaya dan Jalan Mahar Martanegara.

Uus Saefudin, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi Satpol PP Kota Cimahi mengatakan, dalam sebulan, pihaknya dua kali melakukan penertiban PKL. Namun, tetap saja masih banyak pedagang yang berjualan di area terlarang.

"Yang ditertibkan ini kebanyakan pernah ditindak sebelumnya. Kalau kita, selama menyalahi aturan, saya tindak," tegas Uus.

Dijelaskannya, semua PKL yang ditertibkan didakwa melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3).

"Tujuannya kita untuk menjaga keindahan kota. Aturannya memang tidak boleh berjualan di bahu jalan dan trotoar," tegas Uus.

Ditegaskannya, selama PKL berjualan di tempat yang memang tidak diperbolehkan, pihaknya akan terus melakukan penertiban.

"Himbauan saya, kalau tidak mau dirazia, jangan berjualan di trotoar dan bahu jalan, pindah saja," tandasnya.(kit)*