Sabtu, 1 Juni 2019 11:53

Rawan Kejahatan Saat Malam Takbiran, Wakil Wali Kota Cimahi Minta ini ke RT/RW

Reporter : Fery Bangkit 
Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana
Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana [ferybangkit]

Limawaktu.id - Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyebutkan beberapa waktu yang dianggap rawan terjadinya aksi kejahatan. Salah satunya saat malam takbiran.

"Titik rawan itu biasanya pada saat malam takbir, kemudian saat solat subuh sampai solat idul fitri itu rawan," kata Ngatiyana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Sabtu (1/6/2019).

Baca Juga : Ramadhan, WOM Finance Berbagi Kebaikan di Gang Cimahi

Ia menjelaskan, kerawaan saat aksi kejahatan itu diminta lantaran malam takbir, dini hari dan Idul Fitri itu kebanyakan ditinggalkan para pemiliknya. Untuk itu, ia meminta para pemilik rumah tetap waspada.

"Dalam bulan Suci Ramadhan menghadapi Idul Fitri, malam takbiran biasanya lengah. Harapan saya, jangan sampai terlena meninggalkan rumah, harus dikunci," imbuh Ngatiyana.

Baca Juga : Stop Pengendara, Kapolres dan Wakil Wali Kota Cimahi Bagikan 1.000 Takjil Gratis

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mencabut kompor gas dan mematikan listrik. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran ketika rumah ditinggalkan.

Kapolsek Cimahi Kompol Indarto

Dengan adanya berbagai potensi kejadian itu, Ngatiyana meminta aparat setempat seperti pihak RT, RW hingga Linmas tetap mobile mengamankan wilayahnya masing-masing. Bagi warga yang mudik, agar tetap mempercayakan keamanan kepada pihak yang tidak mudik.

Baca Juga : Pertegas Kondusifitas Pasca Pemilu Lewat Buka Puasa 'On The Street'

"Bagi yang tidak mudik, itu harus menjaga wilayahnya masing-masing. Hansip, RTW RW akan diberdayakan untuk keamanan," tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Cimahi Kompol Indarto menyatakan, pihaknya bakal mengintensifkan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Hal tersebut perlu dilakukan untuk menekan potensi tindak kriminal yang diprediksi akan mengalami peningkatan mendekati hari raya Idul Fitri. 

"Untuk waktunya kita tambah, mulai dari siang sampai pagi lagi untuk mengantisipasi potensi kriminal dan kericuhan. Personel akan dibagi jam piket, jadi saling backup," ujarnya.

Polsek Cimahi sendiri memiliki 71 personel yang membawahi 10 kelurahan di 2 kecamatan di Kota Cimahi, dengan jumlah RW lebih dari 200 RW. "Memang masih sangat kurang, idealnya untuk Polsek Cimahi ini ada lebih dari 100 personel. Kalau jumlahnya ideal, semua mobil patroli di Polsek Cimahi ini bisa digunakan, terutama ke perbatasan," katanya.

Baca Lainnya