Kamis, 31 Mei 2018 12:31

Ramadan Terkesan, Cara PPKH Cimut Berbagi dengan Warga

Reporter : Fery Bangkit 
Pembina Penerima Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Cimahi Utara, Membnerika Bantuan.
Pembina Penerima Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Cimahi Utara, Membnerika Bantuan. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Momentum bulan suci ramadan setiap tahunnya dijadikan sebagai bulan Berbagi rezeki.

Salah satunya yang dilakukan oleh Pembina Penerima Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Cimahi Utara.

Lewat program Tebarkan Kebaikan dengan Sesama Insan atau 'Ramadan Terkesan', PPKH Kecamatan Cimahi Utara kali ini menyantuni para kaum duafa di wilayahnya.

Bertempat di Aula Kelurahan Citeureup, Cimahi Utara pada Kamis (31/5/2018), tercatat ada 125 kaum duafa diberikan berupa bingkisan Sembilan Bahan Pokok (Sembako).

"Isinya ada Sembako, nilainya Rp 50 ribu untuk 125 penerima," kata Ummu Hani Rosmayani, Koordinator PPKH Kecamatan Cimahi Utara, Kamis (31/5/2018).

Dikatakannya, acara serupa bertajuk 'Ramadan Terkesan' ini kali kedua dilaksanakan. Namun, jumlah penerimanya bertambah. Ramadan tahun lalu hanya 50 penerima, tahun ini menjadi 125 penerima.

Ia menjelaskan, proses pencarian penerima bantuan ' Ramadan Terkesan' ini dilakukan oleh Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Setelah itu, diberikan kepada pihak RT/RW untuk dilakukan verifikasi.

"Penerimanya ini tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Rata-rata usia lansia yang tidak bekerja," katanya.

Untuk anggaran, lanjut Hani, merupakan donasi yang dikumpulan dari KPM se-Cimahi Utara, Elektronik Waroeng (E-Waroeng) dan para pendamping PKH.

Dari KPM itu memberi donasi Rp 10 ribu, pendamping Rp 100 ribu per pendamping dan Rp 200 ribu per E-Waroeng.

"E-Waroeng ada 8 (delapan), pendamping 13, penerima manfaat se-Cimahi Utara ada 3 ribu," terang Hani.

Dijelaskannya, tujuan diadakannya program ini sebagai bentuk motivasi bagi para KPM agar mau berbagi. Selain itu, untuk mengurangi kecemburuan sosial antara masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintan dengan yang tidak mendapat bantuan.

"Untuk momen ramadan aja supaya punya motivasi memberi," tandasnya.

 

Baca Lainnya