Rabu, 4 April 2018 13:39

Puluhan Tower Ilegal di Cimahi yang Berdiri Gagah Sejak Tahun 2014

Reporter : Fery Bangkit 
Tiang MCP ilegal yang telah disegel oleh petugas Satpol PP.
Tiang MCP ilegal yang telah disegel oleh petugas Satpol PP. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kepala Satpol PP Kota Cimahi Aris Permono menyebutkan, jumlah tiang tower yang diduga belum mengantongi izin di Cimahi mencapai 77 titik.

Dari 77 tower yang diduga belum berizin itu, sebagian ada yang memang sudah mengurus izin namun belum beres dan adapula yang sama sekali belum mengantongi izin. Tiang-tiang ini berdiri sejak tahun 2014.

"Variatif, ada baru izin sebagian ada yang memang tidak semua (belum mengantongi izin)," kata Aris saat ditemui di Satpol PP Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (4/4/2018).

Dikatakan Aris, petugas Satpol PP sudah menerapkan sanksi administrasi berupa penyegelan. Setelah disegel, tower-tower tersebut tidak bisa dioperasikan sementara, sebelum ada putusan dari pengadilan.

"Akan kami segel semua. Kami mencabut konektor dan listrik serta memasang Satpol PP line. Operasionalnya kami berhentikan semua," tegasnya.

Sejauh ini, lanjut Aris, pihaknya baru melakukan penyegelan 15 tiang Micro Cell Pole (mcp). Termasuk yang terletak di dalam kantor Kelurahan.

Puluhan tiang MCP dan tiang tower lainnya melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi. Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penataan menara Telekomunikasi dan Perda Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Perizinan Pemanfaatan Ruang.

"Karena dalam Perda seseorang bisa mendirikan bangunan harus kantongi seluruh, izin baik izin prinsip IMB dan sebagainya," ujarnya.

Ia melanjutkan, pihaknya sudah memanggil para pemilik tiang tower yang belum memiliki izin, sebagai bahan pelengkap Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket).

Setelah Pulbaket dan bukti lengkap, selanjutnya pihaknya akan melimpahkan berkas-berkas tersebut kepada pihak pengadilan.

"Nanti ada sanksi yang diputus oleh pengadilan," tandasnya.

Baca Lainnya