Jumat, 31 Mei 2019 13:06

Puluhan 'Penyapu Malam' dan Takesi Disiapkan untuk Bersihkan Sampah Sisa Malam Takbiran

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas penyapu jalan Cimahi.
Petugas penyapu jalan Cimahi. [istimewa]

Limawaktu.id - Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi menyiapkan sekitar 20 'penyapu malam' untuk membersihkan sampah saat malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, nanti.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Mochamad Ronny mengatakan, puluhan 'penyapu malam' itu akan ditugaskan di tempat-tempat tertentu. Seperti di sekitar Masjid Agung dan Alun-alun Cimahi.

"Kita sudah siapkan 10-20 penyapu malam. Mereka stand by sampe jam 3 pagi (dini hari) masih bekerja," terang Ronny saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jumat (31/5/2019).

Sebab mereka bekerja malam hingga dini hari, maka para petugas kebersihan itu akan mendapatkan insentif tambahan atau uang lembur dari Dinas Lingkungan Hidup. "Itu kan masuknya lembur, iya dikasih uang lembur," katanya.

Sebetulnya, lanjut Ronny, total ada 174 petugas kebersihan yang ditugaskan untuk mengakomidir pelayanan sampah di Kota Cimahi, termasuk mengakomidir sampah saat bulan puasa hingga lebaran. Jumlah itu terdiri dari penyapu, sopir dan kernet pengangkut sampah. Hanya memang yang akan ditugaskan menyapu saat malam takbiran nanti hanya 20 petugas.

"Setelah takbiran itu harus udah bersih semua, kan mau dipakai solat Ied," ujarnya.

Selain 174 petugas kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi sendiri memiliki Tim Tarik Sana Sini (Takesi) yang beranggotakan 10 orang. Mereka akan memobilisasi kebersihan seluruh Kota Cimahi.

"Jadi Tim Takesi ini tidak terpaku di satu titik, mereka keliling. Mereka juga akan stand by," ucap Ronny.

Perihal peningkatan volume sampah saat lebaran nanti, kata Ronny, diprediksi bakal mengalami kenaikan 5-10 persen dari hari biasanya. Sampah akan didominasi jenis organik atau sampah yang dihasilkan dari rumah tangga.

"Kalau biasanya, sampah itu 200-240 ton per hari, prediksi nanti naik sampai 10 persen. Sampah rumah tangga yang banyak, sisa makanan," tandasnya.

Baca Lainnya