Senin, 26 Februari 2018 16:22

PT Tri Gunawan Masuk Catatan Hitam DLH Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Sungai Cibodas Kota Cimahi yang tercemar limbah pabrik.
Sungai Cibodas Kota Cimahi yang tercemar limbah pabrik. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota cimahi mengungkapkan, PT Tri Gunawan diduga menjadi salah satu perusahaan yang memiliki catatan hitam.

Pasalnya, perusahaan yang berlokasi di Jalan Mahar Martanegara RW 10 Kelurahan Cugugur Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi tersebut sempat mendapatkan sanksi administrasi.

Baca Juga : Meminimalisir Pencemaran Limbah Industri, DLH Kab. Bandung Gelar Penegakan Hukum Lingkungan

Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan DLH Kota Cimahi, Lucky Sugih Mauludin mengatakan, pasca pemberian sanksi, perusahaan yang bergerak dibidang tekstil tersebut mengikuti semua saran yang diberikan.

"Seiring waktu PT tersebut melakukan pelanggaran kembali yang tidak maksimal dalam pengelolaan limbahnya," beber Lucky, Senin (26/2/2018).

Baca Juga : Ditutupnya PT Gede Indah Cimahi Bukti Buruknya Pengelolaan Limbah di Cimahi

Selama ini, secara keseluruhan, pihaknya telah menegur sekitar 120, dari total 500 lebih perusahaan di Kota Cimahi. Mereka diminta untuk mentaati Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup.

“Ada yang taat, ada juga yang perlu dibina kembali,” tuturnya.

Baca Juga : Meski Dikatakan Ditutup, Faktanya PT. Gede Indah di Cimahi Tetap Beraktifitas

Terbaru, lanjut Lucky, pihaknya telah melakukan investigasi terhadap PT Tri Gunawan. Pabrik tersebut diduga menjadi salah satu penyebab tercemarnya aliran sungai cibodas, Kota Cimahi.

"Kami sudah lakukan kemarin hari Minggu (25/2). Kita masuk kedalam sekitar pukul 16:00 WIB dan ditemui oleh pihak security namun didalam sedang tidak ada aktivitas," terang Lucky SM.

Baca Juga : Pencemaran Limbah Pabrik di Cimahi Buat Warna Sungai Coklat atau Merah

Pihaknya menyangkal disebut lemah dalam pengawasan terhadap pabrik-pabrik di Cimahi, termasuk PT Tri Gunawan yang berimbas pada tercemarnya aliran sungai di Kota Cimahi.

"Selama ini sudah dilakukan pengawasan. Namun terjadinya pencemaran ini karena adanya kucing-kucingan antara pihak perusahaan dengan pihak pengawas," katanya.

Lucky juga mengeluhkan minimnya personel pengawas pabrik. Menurutnya, kurangnya personel tersebutlah yang menjadi penyebab lain perusahaan melakukan pelanggaran.

Sebelumnya, menurut pengakuan warga sekitar PT Tri Gunawan, pabrik yang bergerak dalam bidang pencelupan kain itu sudah lama membuang limbahnya ke aliran sungai Cibodas. Bahkan, pada saat turun hujan pihak pabrik seakan memilki kesempatan untuk membuang limbahnya tersebut.

"Dari mulai ada pabrik itu, air yang mengalir lewat saluran warnanya merah," ujar warga sekitar, Kamal.

Parahnya, pabrik tersebut membuang limbah pencelupannya tepat di depan lokasi pabrik. Dengan begitu, warga pun menilai bahwa, pihak pengelola pabrik tersebut tidak memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan.

"Bisa lihat sendiri, mereka buang limbahnya terang-terangan. Apakah selama ini tidak berani ada yang menegur? Saya dari kecil disini (Cimahi), merasa heran dengan kondisi seperti ini, kenapa tidak ada yang menindak," ungkapnya.

Baca Lainnya