Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna Didampingi Unsur SKPD Saat Memberikan Keterangan pada Sabtu (2832020)
Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna Didampingi Unsur SKPD Saat Memberikan Keterangan pada Sabtu (2832020) [Fery Bangkit]
News

Positif Covid-19 Asal Cimahi Membaik, KBM di Rumah Diperpanjang Dua Pekan

Limawaktu.id - Proses pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah bagi siswa di Kota Cimahi diperpanjang hingga dua pekan ke depan. Tepatnya hingga 14 April mendatang.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat edaran Dinas Pendidikan Kota Cimahi Nomor 443/1627-Disdik dan diumumkan secara langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna melalui siaran pers dari kediamannya, Jalan Karya Bhakti, Cigugur Tengah, Kota Cimahi, Sabtu (28/3/2020).

"Libur sekolah diperpanjang sampai 14 April. Mudah-mudahan cepat berlalu," terang Ajay.

Kebijakan perpanjangan belajar di rumah itu dilakukan seiring belum meredanya sebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Khusus di Kota Cimahi, hingga saat ini tercatat ada lima kasus positif Covid-19. Dua di antaranya sudah meninggal, sedangkan tiga sisanya masih menjalani perawatan dan isolasi diri.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 102 orang. Sebanyak 27 orang di antaranya sudah selesai mengkarantina diri dan dinyatakan negatif, sedangkan sisanya masih menjalani pemantauan.

Sementara Pasien Dalam pengawasan (PDP) masih tersisa 7 orang yang harus menjalani pengawasan dari petugas medis. "Yang dirawat (positif) kondisi badannya cukup baik. Insya Alloh bisa sembuh," katanya.

Dengan perpanjangan kebijakan itu, tak serta merta membuat siswa maupun gurunya berleha-leha. Guru harus tetap memberikan pembelajaran secara online maupun daring. Sebab nantinya akan tetap masuk dalam penilaian.

Dalam kesempatan itu, Ajay kembali mengingatkan agar masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah. Seperti menerapkan social distancing atau jaga jarak dan berdiam di rumah selagi tidak ada kepentingan yang mendesak.

Sebab berdasarkan hasil evaluasi, kata Ajay, masyarakat Kota Cimahi belum sepenuhnya mengikuti anjuran pemerintah, sehingga dianggap sangat mengkhawatirkan sebaran virus corona. Seperti masih adanya kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

"Secara umum Cimahi cukup mengkhawatirkan. Kami lagi mikir supaya masyarakat diem di rumah," tandasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer