Kamis, 16 November 2017 23:16

Polres Bandung Berikan Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir Baleendah

Petugas Kesehatan mendata keluhan warga korban banjir Baleendah
Petugas Kesehatan mendata keluhan warga korban banjir Baleendah [limawaktu]

Limawaktu.id, - Polres Bandung bekerjasama dengan UPT Pelayanan Kesehatan (Yankes) Baleendah melakukan pengobatan gratis kepada para korban banjir yang berada diwilayah Hukum Polsek Baleendah. Kegiatan pengobatan gratis tersebut dilaksanakan di Kampung Andir, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (16/11).

Kapolsek Baleendah, Kompol Priyono mengatakan, pengobatan gratis ini merupakan perintah langsung dari Kapolres Bandung AKBP M. Nazli Harahap, agar melaksanakan pengobatan gratis kepada para korban banjir, untuk meringankan beban para korban.

"Pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh Polres Bandung dan pemerintah Kabupaten Bandung, kita kerjasama untuk menangani para korban banjir yang menderita sakit akibat banjir," kata Priyono disela-sela kegiatannya, Kamis(16/11).

Dia pun mengungkapkan, telah menerjunkan tim medis dari Polres Bandung sebanyak 4 orang yang terdiri 3 dokter dan bagian obat, serta tiga orang dari UPT Yankes Baleendah.

"Ini hari ketiga melakukan pengobatan gratis, sudah ratusan orang yang telah berobat, dengan penyakit yang bereda-beda. Selain di Andir, kami juga telah melakukan pemeriksaan ke sejumlah tempat pengungsian, seperti ke Inkanas, Gor kelurahan dan tempat laiinya," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Priyono, dirinya bersama anggota lainnya telah melakukan pengecekan warga ke tempat yang sulit dijangkau, sehingga, pihaknya menemukan sejumlah warga yang menderita sakit.

"Karena daerahnya sulit dilalui, sehingga kami dan tim medis yang akan mendatangi rumah-rumah para korban banjir. Kebanyakan yang mereka alami, sakit darah tinggi, gatal-gatal, darah rendah, batuk, flu, dan demam," pungkasnya. (lie)

Terkait pertanyaan tersebut Agus menyatakan bahwa waktu kerja selama tigapuluh hari untuk menginventarisasi dan indentifikasi tanah, mengenai makam pribadi ada hitungannya dan terkait sisa dan status tanah ada tim penilai sesuai aturan pertanahan. (jk)