Selasa, 12 Juni 2018 16:22

PKL Menjamur di Zona Terlarang, Ajay Bilang Begini

Reporter : Fery Bangkit 
PKL yang berjualan di trotoar.
PKL yang berjualan di trotoar. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Toleransi diberikan Pemerintah Kota Cimahi terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang trotoar di Jalan Gandawijaya, Kota Cimahi.

Para PKL yang mayoritas pedagang musiman itu akan diberikan waktu hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah untuk berjualan pada zona terlarang tersebut.

"Dikasih toleransi dulu sementara ini," kata Ajay Muhammad Priatna, Wali Kota Cimahi saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah, Selasa (12/6/2018).

Berdasarkan pantauan jelang lebaran, trotoar di sepanjang Jalan Gandawijaya itu sudah dipenuhi para PKL yang menjajakan bermacam kebutuhan masyarakat. Akses yang seharusnya untuk pejalan kaki itu dijadikan pedagang untuk mengais rezeki.

Dikatakannya, pihaknya sama sekali tidak membenarkan PKL untuk berjualan pada trotoar. Namun, untuk sementara hingga lebaran ini, pihaknya akan memberikan toleransi.

Ajay menegaskan, sehabis lebaran, pihaknya tidak akan memberikan toleransi lagi kepada para PKL untuk berjualan pada zona terlarang. Termasuk di Jalan Gandawijaya.

"Habis itu (lebaran) tidak ada tolerasi. InsyaAlloh akan ditertibkan. Aturan harus ditegakan," tegasnya.

Dikatakan Ajay, memang jelang lebaran ini kerap dijadikan kesempatan untuk mencari rezeki tambahan. "Moment lebaran moment segalnaya. Termausk PKL banyak tumbuh mendadak," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Cimahi, Dadan Darmawan mengakui, sulit bagi pihaknya untuk menertibkan para PKL yang berjualan di tempat yang tidak semestinya.

"Kalau menghilangkan sulit. Gak mungkin," kata Dadan.

Dikatakannya, bulan ramadan seperti ini memang dijadikan kesempatan bagi para PKL, terutama pedagang musiman untuk mencari rezeki.

Meski begitu, ia mengatakan akan mencoba untuk melakukan penertiban. Minimal, para PKL tersebut tidak sampai menganggu arus lalu lintas yang semakin padat.

"Kalau dibiarkan tambah jadi. Kita (akan) meminimalisir supaya tidak terlalu parah atau sampai turun ke badan jalan," imbuhnya.

Selain di sekitar Jalan Gandawijaya, PKL pun terpantau kerap memenuhi badan jalan di kawasan Cimindi. Akibatnya, ruang bagi pejalan kaki menjadi tergerus serta arus lalu lintas menjadi tersendat.