Rabu, 20 Mei 2020 14:51

PKL jadi Sumber Kemacetan di Depan Pasar Antri Baru

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Padatnya pengunjung di depan Pasar Antri Baru mengakibatkan kemacetan dan kerumunan di lokasi tersebut, padahal saat ini sedang berlangsung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cimahi untuk mencegah penularan virus corona.

Menanggapi hal itu, Manajer Pasar Antri Baru Elba membenarkan beberapa hari lalu sempat terjadi penumpukan orang dan kendaraan di depan terminai Pasar Antri Baru saat PSBB masih diberlakukan, malahan sempat menjadi viral di media sosial. Hal itu terjadi karena banyaknya PKL yang berjualan di Jalan Sriwijaya didepan Pasar Antri Baru.

"Banyaknya PKL dan kendaraan umum yang ngetem menjadikan penumpukan orang dan kendaraan di depan Pasar Antri Baru," ungkapnya, Rabu (20/05).

Dikatakannya, selama PSBB keberadaan terminal Pasar Antri Baru ditutup, sehingga banyak kendaraan umum yang beroperasi melintas dan mengambil penumpang didepan Pasar Antri Baru, yang akibatnya terjadi penumpukan kendaraan dan orang sehingga kemacetan pun tidak bisa dihindari.

Tak adanya petugas yang mengatur lalu lintas pun menjadi salah satu penyebab kepadatan dan kemacetan. Untuk menertibkan para PKL dan angkutan penumpang di Jalan Sriwjaya tepatnya didepan Pasar Antri Baru bukan kewenangan dari pengelola Pasar Antri Baru.

"Kita sempat koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Cimahi untuk mencarikan soluisnya seperti apa," jelasnya.

Sementara, selama PSBB dilaksanakan pengelola Pasar Antri Baru menerapkan standar dan protokol kesehatan seperti yang dihimbau oleh pemerintah. Bahkan dengan bantuan organisasi kepemudaan, TNI-Polri dan partai politik di Cimahi sudah dilakukan pembagian masker dan penyemprotan disinfectan di Pasar Antri Baru.

Dia menyebutkan, beberapa Ormas yang membantu pengelola Pasar Antri Baru, selain TNI dan Polri diantaranya Pemuda Panca Marga, Pemuda Pancasila, Generasi Muda Kosgoro, KNPI dan Kodim 0609 Cimahi, Partai Demokrat, serta Pemprov Jawa Barat berupa penyemportan disinfektan dan pembagian masker kepada pegawai dan pedagang pasar.

"Kalau bantuan dari Pemerintah Kota Cimahi itu tidak ada, termasuk soal edukasi Covid-19 kepada masyarakat khususnya pedagang dan pengunjung disini," papar Elba.

Sementara, Ketua Generasi Muda Kosgoro Kota Cimahi Frezza Ponco Ario mengharapkan semua pihak baik pemerintah masyarakat maupun pelaku bisnis, rumah sakit memiliki keasadarn masing-masing untuk mencegah corona ini. Pihaknya secara swadaya membantu pengelola Pasar Antri Baru.
"Semua pihak diminta kesadarannya membantu mencegah penularan virus corona ini," kata Frezza.

Sedangkan Ketua Pemuda Panca Marga Kota Cimahi Freddy Sutadi mengucapka terimakasihnya atas partisipasi elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan di Kota Cimahi yang sudah turut berpartisipasi memberikan bantuan dan swadaynya dalam mencegah penularan virus corona.

"Terimakasih atas pertisipasi semua pihak dalam pencegahan wabah ini," pungkasnya. 

Baca Lainnya

Topik Populer