Rabu, 21 Maret 2018 18:45

Pjs Wali Kota Bandung: Penanganan Banjir Bandang Cicaheum Tidak Bisa Parsial

Reporter : Jumadi Kusuma
Sisa banjir bandang yang menerjang kawasan Cicaheum pada Selasa (20/3/18) kemarin.
Sisa banjir bandang yang menerjang kawasan Cicaheum pada Selasa (20/3/18) kemarin. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Warga Kota Bandung dikejutkan dengan banjir bandang yang menerjang kawasan Cicaheum pada Selasa (20/3/18). Banjir yang berasal dari luapan sungai Cicabe dan Cipamokolan yang bercampur lumpur tersebut menurut warga menupakan banjir terparah yang mengakibatkan jalan arteri sempat terputus dan menyeret belasan kendaraan roda empat dan dua.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin menyatakan penanganan banjir Cicaheum tidak bisa parsial dan harus terintegrasi.

"Sebelumnya tidak diperkirakan bakal terjadi banjir disini, tapi ini merupakan peringatan untuk kita semua bahwa menyelesaikan berbagai persoalan itu tidak bisa parsial tetapi harus terintegrasi dengan baik", katanya saat ditemui di Posko Bencana Cicaheum Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (21/3/18).

Solihin tidak menampik masalah banjir Cicaheum terkait dengan pembangunan di Kawasan Bandung Utara (KBU) yang merupakan kewenangan Pemkab Bandung Barat dan Pemprov Jawa Barat.

"Justru yang harus diantisipasi adalah perumahan di Bandung Utara, walaupun Pemkab Bandung Barat dan Provinsi Jabar terkait perizinan disana itu sudah sangat ketat tetapi kan kadang-kadang berkaitan dengan pembukaan lahan pertanian itu sulit. ini perlu penangan bersama", jelasnya.

Menurutnya saat ini status Kota Bandung dalam kondisi tanggap darurat sampai masyarakat merasa sudah terselesaikan dengan baik dan Pemkot Bandung akan menertibkan bangunan disepadan sungai.