Kamis, 10 Januari 2019 13:47

Permintaan Ikan Gurame Meningkat, tapi Sayang.....

Reporter : Fery Bangkit 
 Pekerja tengah memberi pakan di UPT BBIAT Kota Cimahi.
Pekerja tengah memberi pakan di UPT BBIAT Kota Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi menargetkan peningkatan tingkat produksi benih ikan. 

Peningkatan tersebut ditujukan untuk memenuhi semakin banyaknya permintaan pasar akan benih ikan. Setiap hari, permintaan benih ikan dari BBIAT mencapai 200-250 benih ikan. 

Kepala UPT BBIAT Kota Cimahi, Nandang Jayawiguna mengungkapkan, permintaan benin ikan, terutama jenis gurame sekarang ini mulai meningkat. Terutama dari luar daerah Kota Cimahi, seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Namun, permintaan benih ikan khususnya gurame saat ini belum bisa dipenuhi pihaknya. Pasalnya, benih ikan konsumsi yang diproduksi pihaknya untuk saat ini baru ikan nila dan lele. Sedangkan gurame baru akan dikembangkan.

"Permintaan sudah banyak, terutama gurame. Tapi kita baru menjual ikan lele dan nila dulu," kata Nandang saat ditemui di UPT BBIAT Kota Cimahi di Komplek Nata Endah, Cihanjuang, Cibabat, Kota Cimahi, Kamis (10/1/2010).

Dijelaskannya, budidaya ikan gurame itu memerlukan cuaca panas. Jadi, untuk saat ini BBIAT bakal fokus untuk pengembangan ikan konsumsi yang disesiakan dengan kondisi lingkungan Kota Cimahi. 

"Selain nila dan lele, kita ke depan akan kembangkan juga budidaya benih unggul ikan mas, termasuk gurame," ujar Nandang.

Selain pengembangan ikan konsumsi, pihaknya juga terus mengembangkan budidaya ikan hias. Terutama ikan hias yang memiliki potensi pasar bagus. Untuk saat ini, ikan hias yang tersedia dan diburu dari BBIAT adalah frontosa dan festae.

"Rencananya ikan hiasnya akan kita kembangkan lagi, seperti arwana, koi dan cupang," tandasnya.

Baca Lainnya