Kamis, 22 Februari 2018 8:08

Perlintasan Ilegal Menuju Kelurahan Cigugur Tengah Ditutup

Reporter : Fery Bangkit 
Perlintasan ilegal di RT 05/10 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi akhirnya ditutup.
Perlintasan ilegal di RT 05/10 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi akhirnya ditutup. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- perlintasan ilegal di RT 05/10 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi akhirnya ditutup. Penutupan kemungkinan dilakukan PT kai.

Menurut Doni (58), salah satu warga, penutupan tersebut diperkirakan berlangsung Rabu (21/2) malam. Pasalnya, saat siang kemarin, perlintasan kereta api tersebut masih bisa dilalui pengendara.

“Dipasang kemarin (malam) sama PT KAI,” ucapnya saat ditemui di lokasi perlintasan, Kamis (22/2/2018).

Berdasarkan pantauan, portal yang biasanya terbuka itu kini harus tertutup rapat. Ditambah lagi, kini terpasang dua buah besi baru. Dengan adanya besi itu, maka akses kendaraan roda dua jadi tertutup.

Perlintasan ilegal itu merupakan akses jalan memotong bagi pengendara yang ingin menuju Cibaligo-Cimindi dan sekitarnya, maupun menuju Cibabat dan sekitarnya.

Dikatakan Doni, sebagai warga yang kerap melintas perlintasan itu, ia menolak keras penutupan tersebut. Begitupun dengan warga yang lainnya.

Pasalnya, kata dia, meski perlintasan itu ilegal, tapi manfaatnya cukup besar dirasakan masyarakat. Setiap harinya, perlintasan itu menjadi primadona bagi pengendara yang ingin menuju Cibabat atau kantor Kelurahan Cigugur Tengah, maupun sebaliknya.

“Masyarakat mah gak mau ditutup,” katanya.

Iskandar Muhidin (52), salah seorang pengendara roda dua menuturkan, dengan ditutupnya perlintasan itu, ia terpaksa harus memutar ke Jalan Pasirkumeli untuk mengantarkan anaknya sekolah.

“Gak setuju. Kasian ini suka dipake banyak orang. Saya juga kepaksa harus muter,” katanya.

Ia menyayangkan penutupan itu. Apalagi, ia sama sekali tidak mendengar adanya sosialisasi bahwa perlintasan ilegal di Cigugur Tengah itu akan ditutup.

“Gak ada sosialisasi sama sekali. Penutupan ini apakah solusi tepat? Kalau memang mau ditutup, minimal ada jembatan penyebrangan,” pungkasnya.

Baca Lainnya