Jumat, 1 Januari 2021 11:39

Penyekatan Akses Jalan di Bandung, Tekan Potensi Kerumunan

Reporter : Bubun Munawar
Wali Kota Bandung melakukan monitoring malam tahun baru 2021
Wali Kota Bandung melakukan monitoring malam tahun baru 2021 [humas]

Kota Bandung,- Wali Kota Bandung Ode M Danial berpendapat penyekatan akses jalan merupakan hal yang cukup ampuh menekan terjadinya kerumunan saat libur tahun baru 2021.

Menurut Oded, dirinya sudah meminta kepada Polri bersama TNI agar tak hanya fokus di malam pergantiam tahun. Namun juga harus tetap berkonsentrasi mengantisipasi kerumunan saat libur akhir pekan.

"Saat apel siaga saya sampaikan kepada Forkopimda bahwa jangan sampai kita hari ini konsentasi pengamanan malam tahun baru. Padahal libur masih ada tiga hari lagi," ujarnya, Jum'at (1/1/2021).

Oded mengungkapkan, upaya menekan potensi kerumunan ini menjadi bagian penting dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak terus meluas.

 "Makanya saya minta Kapolres tadi supaya bersiap terus sampai akhir tanggal 8 Januari," imbuhnya.

Menurutnya, metode yang paling cocok untuk mengendalikan kerumunan di Kota Bandung ini adalah, dengan menerapkan penyekatan akses jalan. Sehingga potensi kerumunan pun bisa dengan mudah terpetakan.

"Kita memakai tetap dengan konsep penutupan jalan dilebarkan wilayahnya, dan ini lebih efektif. Saya lihat cukup bagus tadi sepanjang jalan," katanya.


Pemantauan ketat ini juga dilakukan semua perangkat pemerintah hingga ke tingkat kewilayahan. Hal ini guna mengantisipasi adanya kerumunan sampai di level kecamatan dan kelurahan.

Senada dengan Oded, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana juga bersyukur situasi Kota Bandung kondusif saat menjelang pergantian tahun. Hal itu berdasarkan pemantaunnya ke Jalan Cicendo, Kebon Kawung, Pasir Kaliki, Gardu Jati, Sudirman, Cibeureum, Pajajaran, Pasteur, dan Jalan Cijampelas.

Sejumlah sektor usaha yang diberi relaksasi juga mematuhi aturan. Dari pantauannya toko modern tutup tepat waktu pada pukul 20.00 WIB.

 "Sejauh ini kondusif. Sektor usaha tutup sesuai aturan," pungkasnya. 

Baca Lainnya