Rabu, 4 Oktober 2017 14:15

Pengembang tidak Konsisten, Pembangunan Pasar Pangalengan Batal

Reporter : Yulie Kusnawati
Pengembang tidak Konsiten, Pembangunan Pasar Pangalengan Batal
Pengembang tidak Konsiten, Pembangunan Pasar Pangalengan Batal [limawaktu]

Limawaktu.id,- Bupati Kabupaten Bandung Dadang M Naser menerangkan, pihaknya bersama kepala desa dan Camat  mencari pengembang yang bisa meringankan beban masyarakat dalam pembangunan Pasar Pangalengan.

"Kami sudah berusaha mencari pengembang yang mau bekerjasama. Pengembang  yang dulu kurang konsisten, akhirnya membatalkan pembangunan,” kata Dadang.

Sekarang, kata dia,  ada PT.Armani Agro sukses, yang mudah- mudahan bisa konsisten dengan apa yg dijanjikannya.

Dia pun berharap, pembangunan pasar yang ditargetkan selesai dalam 2 tahun itu, bisa turut membangun perekonomian masyarakat Pangalengan, sehingga aktivitas masyarakat kata Dia lebih  dinamis.

"Kita ingin Pangalengan lebih maju,  apalagi sektor agro menjadi  primadona. Makanya harus terbangun pasar yang representatif, karena  Pasar adalah lambang peradaban," ucapnya, ," kata Dadang, saat didampingi Camat Pangalengam Drs.Eef Syarif Hidayatullah.,M.Si, Rabu (4/10).  

“Kalau Pangalengan ingin punya peradaban, maka pembangunan harus didukung dan berjalan supaya lebih beradab. Pasar pangalengan yang sekarang tidak beradab," kata Dadang , saat peresmian pembangunan pasar Pangalengan di lapang olahraga Desa Pangalengan.

Dadang pun mengungkapkan, pemerintah telah melakukan upaya untuk mewujudkan pembangunan pasar tersebut, walau dalam kenyataannya di lapangan, masih ditemui beberapa kendala.

"Dalam pembangunan ini tentu saja izin dan pembangunannya harus dari pemerintah, bukan LSM atau koperasi.Makanya kami berusaha, walau ada debateble.Tapi kami harap semuanya bisa akur, taat dan bisa bekerja sama," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangalengan Tati Yuliandomo mengungkapkan dari tahun 2007 hingga saat ini, pembangunan terus dilakukan, seperti bunderan pangalengan, pindahnya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jalan tembus Pangalengan Gambung dan pembangunan pasar.

"Pembangunan pasar ini sangat dibutuhkan masyarakat, karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan.Masayarakat dan pedagang juga butuh fasilitas yang mendukung kegiatan perekonomiannya," tuturnya

Lebih lanjut Dia mengatakan pembangunan pasar tersebut sesuai dengan aspirasi rakyat dan rencana tata ruang wilayah Kabupaten Bandung sebagai kota satelit. "Proses perizinan dan pembangunan sedang ditempuh sesuai aturan. Dan pembangunan pasar penetapkan PT.Armani Agro Sukses sebagai investor pengembangnya," kata Dia.

Tati juga menjelaskan, di tempat baru akan dibangun tempat perdagangan sementara untuk 471 kios yang berlokasi di lapang olah raga desa Pengalengan. Selain itu, kata Tati, harga jual kios dan los adalah harga yang kompetitif dengan sistem pembayaran tanpa uang muka tanpa bunga dan dicicil selama 5 tahun.

"Pembangunan akan dilakukan oleh PT.Armani dengan konstruksi 2 lantai, untuk 471 pedagang yang berukuran 2 x 2 meter dan los 2x 1,5 meter," jelasnya. (lie)*

Andry Yats
Andry Yats

Pak Dadang Naser yang tidak punya peradaban dan adab.pedagang sedang kesulitan dengan rendahnya daya beli masyarakat..ini malah nambah beban pedagang dengan membangun.banyak solusi lain cari..putar otak ...buat apa anda jadi bupati

4 Oktober 2017 21:36 Balas