Senin, 19 Maret 2018 15:13

Pengakuan Mengejutkan Sejumlah Anjal di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Anak Jalanan di Kota Cimahi.
Anak Jalanan di Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Sejumlah Anak Jalanan (Anjal) mengakui belum pernah mendapat pembinaan dari Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KBP3A) Kota Cimahi.

Setidaknya, hal tersebut diungkapkan Yusuf Nurohman (16), Ikbal Nurohaman (15) dan Fajar Setiawan (13), ketika mereka beraktivitas di bawah jembatan layang Cimindi dengan cara mengamen untuk mengais rezeki.

Ia dan yang lainnya mengaku kerap berpindah-pindah tempat jika tempat yang digunakan untuk beraktivitas dianggap telah sepi.

"Belum pernah dapat pembinaan. Gak tau kalau yang lain selain saya mah," tutur Yusuf ketika ditemui, Senin (19/3/2018).

Ia mengaku kerap beraktivitas di sejumlah titik keramaian seperti di Pasar Antri Cimahi, di kawasan Jalan Dustira dan di Cimindi.

"Paling berkumpul di pusat-pusat keramaian, kita hanya ngamen saja untuk mencari makan," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinsos P2KBP3A Kota Cimahi, Herry Setiawan mengklaim, selama ini pihaknya rutin melakukan pembinaan terhadap Anjal di Cimahi.

"Untuk itu kita akan melakukaan pembinaan kepada orang tua anjal tersebut, agar anak-anaknya yang berkeliaran di jalanan itu bisa kembali ke keluarganya," katanya.

Ia mengatakan, sejumlah tempat di Kota Cimahi masih dijadikan tempat berkumpul 15 Anjal tersisa untuk melakukan aktivitasnya dari siang hingga malam hari.

"Mereka sering berkumpul di Cimindi, Alun-alun, Taman Kartini, Jalan Dustira dan Pasar Antri," ujarnya.

Namun pihaknya memastikan, 15 Anak yang berkeliaran itu merupakan Anjal karena usianya dibawah 17 tahun sehingga masuk pada kategori Anjal.