Selasa, 20 Februari 2018 11:26

Pendangkalan Sungai jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Reporter : Fery Bangkit 
Pemeliharaan Sungai di Cimahi.
Pemeliharaan Sungai di Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kepala Seksi Drainase Kota Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, Sambas Subagdja menyatakan, aliran sungai di Kota Cimahi semakin mengalami pendangkalan.

Pendangkalan sungai dialiran sungai Cimahi disinyalir juga menjadi salah satu penyebab kerap meluapnya aliran sungai hingga banjir, terutama di wilayah hilir sungai. Seperti di Melong, Cimahi Selatan.

“Kalau pedangkalan dari tahun ke tahun makin (dangkal) yah. Iya betul (jadi penyebab banjir,” ujar Sambas saat dihubungi via telepon.

Di Kota Cimahi, ada empat aliran sungai yang menjadi fokus Pemerintah Kota Cimahi untuk proses pemeliharaan. Di antaranya sungai Cimahi, Cibeureum, Cilember dan Cisangkan.

Untuk meminimalisir semakin dangkal sungai, pihaknya rutin melakukan pemeliharaan setiap hari. Pemeliharaan sungai dilakukan oleh 30 anggota Tim Kecebong. Per kecamatan dibagi 10 anggota.

“Yang bisa kita pelihara itu paling total panjangnya sekitar 19,5 kilometer.

Sementara untuk pengerukan sungai, lanjut Sambas, pihaknya hanya melakukan dua kali dalam setahun. Pengerukan dilakukan menggunakan eskavator dan mekaniknya.

Terbatasnya jumlah pengerukan sungai dikarenakan sulitnya mencari dumping side atau lahan untuk membuang sedimentasi. Selain itu, pengerukan dan pemeliharaan sulit dilaksanakan di aliran sungai yang mengalami penyempitan dan masuk wilayah seperti TNI dan pabrik.

“Anggarannya (pengerukan) Rp 350 juta. Itu sewa drump truck dan eskavator. Bisa saja kita tambah anggarannya, tapi kembali lagi susah mencari tempat penampungannya,” ujar Sambas.