Rabu, 18 Oktober 2017 9:10

Pemkab Bandung Barat Kucurkan Rp. 17 Milyar untuk RSUD Cikalongwetan

News RSUD Cikalong Wetan
Bupati KBB Abubakar meninjau RSUD Cikalong Wetan
Bupati KBB Abubakar meninjau RSUD Cikalong Wetan [Ist]

Limawaktu.id,- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan kembali mengucurkan Rp17 miliar untuk penyelesaian pembangunan RSUD Cikalong Wetan. Anggaran berasal dari APBD 2018 itu akan digunakan melengkapi beberapa alat kesehatan (alkes) dan tenaga medis.

Bupati Bandung Barat Abubakar mengatakan, untuk menyempurnakan pelayanan kesehatan dan mengejar status Tipe-C, RSUD Cikalongwetan butuh kelengkapan alat kesehatan (alkes), operasional tenaga kontrak juga memasang bronjong di belakang bangunan rumah sakit.

" Hasil visitasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, RSUD Cikalong Wetan memang belum siap melayani secara full. Masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi untuk naik menjadi Tipe-C,"ungkap Abubakar saat meninjau langsung RSUD Cikalong Wetan, Selasa (17/10) sore.

Sebagai rumah sakit tipe C, terang Abubakar, minimalnya harus ada 130 tempat tidur sementara yang dimiliki sekarang baru 80 tempat tidur. Namun demikian Bupati memastikan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Rawat Jalan bisa dilakukan.

"IGD dan Rawat Jalan sudah bisa dilayani, Bahkan untuk kasus tertentu seperti tipes ada yang rawat inap,"ujar Bupati.

Abubakar menjelaskan, Pembangunan dan penyediaan Alkes RSUD ketiga setelah Cililin dan Lembang telah menghabiskan anggaran Rp 146 miliar. 

Setidaknya untuk syarat menjadi Tipe-C Cikalong wetan butuh Rp 2,2 Miliar dan akan rampung di awal tahun 2018.

"Hanya tinggal penyempurnaan saja. Suatu kebanggaan insfrastruktur kesehatan telah terjangkau masyarakat, bahkan RSUD Cikalong wetan ini pemanfaatnya bisa dari Purwakarta juga,"tandasnya.

Ditempat sama, direktur RSUD Cikalong Wetan Dr. Ridwan Abdullah Putra menambahkan, sesuai target pada Maret 2018 pelayanan kesehatan 100 persen bisa dilakukan. 

"Saat ini sudah mencapai 75 persen, tetapi itu sudah melayani pasien rawat inap, rawat jalan dan IGD," ungkap Ridwan.

Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat Pupu Sari Rohayati memaparkan bahwa untuk mendapat Tipe-C RSUD Cikalong wetan hanya tinggal melengkapi beberapa kebutuhan pasien seperti alat khusus penanganan penyakit tertentu.

" Anastesi dan alat kesehatan laringoskopi yang sampai sekarang belum tersedia. Hasil hitungan kita, tambahan anggaran untuk memenuhi syarat tipe-C sekitar Rp 2,2 miliar," ujar Pupu.

Sementara untuk penunjang operasional seperti honor tenaga medis Pemkab Bandung Barat telah mengucurkan anggaram Rp 1,4 Miliar pada APBD Murni tahun 2017 lalu.

"Anggaran operasional RSUD Cikalong Wetan dari APBD murni Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2017 sebesar Rp 1,4 miliar,"jelasnya. (*/bun)