Pemkab Bandung tuntaskan pembangunan Jembatan Cijeruk di Kecamatan Bojongsoang.
Pemkab Bandung tuntaskan pembangunan Jembatan Cijeruk di Kecamatan Bojongsoang. [Prokompim Kabupaten Bandung]
News

Pembangunan Jembatan Cijeruk Lancarkan Mobilitas Warga

Limawaktu.id, Kabupaten Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung mengaku optimistis akses mobilitas masyarakat terutama pengendara roda dua akan semakin lancar, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Bojongsoang dan sekitarnya, menyusul tuntasnya pembangunan Jembatan Cijeruk di  wilayah Kecamatan Bojongsoang dan Baleendah Kabupaten Bandung.

Menurut Bupati Bandung Dadang Supriatna,  Jembatan Cijeruk yang selama ini menjadi jalur alternatif kendaraan roda dua ambruk pada hari Jumat, 23 Mei 2025. Jembatan terapung yang dibangun oleh pihak swasta tersebut diduga tidak mampu menahan beban kendaraan, ditambah dengan derasnya arus Sungai Citarum pada malam kejadian.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, kami secara langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi jembatan. Respons cepat segera dilakukan dengan melakukan koordinasi bersama Gubernur Provinsi Jawa Barat serta jajaran terkait guna memastikan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan akses penghubung antarwilayah.

“Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, pada Jumat, 22 Agustus 2025, dilaksanakan groundbreaking pembangunan Jembatan Roda Dua Cijeruk di Kecamatan Bojongsoang, “ kata Dadang, Senin, 5 Januari 2025.

Dia menjelaskan,  Jembatan permanen ini dibangun menggunakan anggaran Pemkab Bandung, dengan spesifikasi material yang lebih berkualitas serta konstruksi yang kokoh dan aman. Pelaksanaan groundbreaking ketika itu disambut antusias oleh ratusan warga yang hadir. Masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung atas inisiatif dan kepeduliannya dalam mewujudkan pembangunan jembatan permanen yang telah lama dinantikan.

“Dengan selesainya pembangunan Jembatan Roda Dua Cijeruk, Pemerintah Kabupaten Bandung optimistis akses mobilitas masyarakat akan semakin lancar, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Bojongsoang dan sekitarnya,” jelas Dadang.

Diberitakan sejumlah media, jembatan baru Cijeruk ini menalan anggaran Rp6,7 miliar dari APBD Perubahan 2025. Pembangunan kembali Jembatan Cijeruk tersebut diharapkan dapat memulihkan akses vital bagi warga di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Ciparay.

“Jembatan Cijeruk y memiliki panjang 60 meter dan lebar 2,7 meter dan memiliki peran yang sangat penting sebagai penghubung utama perekonomian warga di tiga kecamatan tersebut. Ambruknya Jembatan Cijeruk cukup  menyulitkan warga, terutama dalam distribusi barang dan mobilitas warga karena harus mengambil akses yang lebih jauh dan memutar,” kata Dadang.

Baca Lainnya

Topik Populer