Kamis, 9 Januari 2020 15:28

Pelaku Pembuangan Bayi Ditangkap Polisi, Ternyata Keduanya Masih Anak Sekolah

Reporter : Fery Bangkit 
lokasi penemuan diduga mayat bayi yang membusuk
lokasi penemuan diduga mayat bayi yang membusuk [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - pelaku pembuangan bayi perempuan di Kampung Leuweung Gede, RT 07/RW 11 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi akhirnya ditangkap pihak kepolisian.

Pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah bayi malang yang sudah tak bernyawa itu ditemukan pada Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah gudang di rumah milik Emak Umen (80).

"Betul sudah diamankan malam kemarin. Pelaku sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cimahi," ujar Kanit PPA Polres Cimahi, Iptu Mugiono, saat dihubungi, Kamis (9/1/2020).

Mirisnya, dua pelakunya adalah anak dibawah umur yang masuk duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelas IX. Keduanya berinisial MN (15, perempuan) dan MN (15, laki-laki).

Mugiono mengatakan, keduanya menjalin hubungan sejak Januari 2019. Empat bulan setelahnya, tepatnya April 2019 gadis MN diketahui hamil. "Jadi mereka ini pacaran, satu sekolah juga. Kalau dari alamat mereka ini bertetangga, di Kecamatan Cimahi Selatan," beber Mugiono.

Setelah dilakukan pemeriksaan keduanya, ternyata pelaku laki-laki tidak ingin bertanggungjawab setelah mengetahui kekasihnya hamil. Padahal, perbuatan itu karena ulah mereka berdua.

Selama kehamilan sembilan bulan keduanya pandai menutupinya. Tidak ada yang tahu termasuk kedua orang tuanya, termasuk teman-teman sekolahnya.

"Motifnya pelaku laki-laki tidak mau tanggungjawab. Setelah lahir, pelaku perempuan berinisiatif membuang bayi ini ditemani pelaku laki-laki," jelasnya.

Kondisi jasad bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan terbalut kain batik berwarna coklat dalam keadaan sudah membusuk dan dipenuhi belatung.

"Setelah ditelusuri dibuang itu sudah lebih dari empat hari dan baru ditemukan kemarin. Mungkin baru ketahuan saat tercium bau busuk oleh pemilik rumah," tuturnya.

Saat ini pelaku perempuan sedang menjalani visum di RSUD Cibabat. Gadis MN terancam Pasal 341 KUHP mengenai ibu yang menghilangkan nyawa anaknya secara sengaja. Sementar pria MN baru sekedar saksi.

Baca Lainnya