Selasa, 30 Oktober 2018 15:48

Pedagang Pasar Atas Direlokasi Mulai Oktober, ini Tujuannya!

Reporter : Fery Bangkit 
Pembangunan Pasar Atas Barokah (PAB).
Pembangunan Pasar Atas Barokah (PAB). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Sebanyak 280 kios semi permanen disiapkan Pemerintah Kota Cimahi untuk menampung para pegadang Pasar Atas.

Pembangunan kios sementara yang menelan sekitar Rp 415 juta dari kas daerah tersebut ditargetkan rampung pertengahan November 2018.

Baca Juga : Mediasi Buntu, Jawaban Pihak Pemkot tak Puaskan Pedagang Pasar Atas Cimahi

Relokasi pedagang terpaksa dilakukan Pemerintah Kota Cimahi, mengingat akan adanya revitalisasi dan pembangunan Pasar Atas Barokah (PAB).

Selama proses pembangunan, para pedagang bakal di relokasi ke dua lokasi, yakni di eks lahan terminal dan sepanjang jalan Pasar Atas. 

Baca Juga : Tarik Ulur Perusahaan dengan Pemkot Cimahi Terkait Harga PAB

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Siti Rosidah mengaku, proses pembangunan kios bagi para pedagang Pasar Atas masih dalam progres. Pihaknya menyiapkan 280 kios semi permanen berukuran dua kali dua meter persegi tersebut. 

"280 kios itu diperuntukan bagi 280 pedagang yang di relokasi. Ukurannya dua kali dua meter peraegi," katanya kepada saat ditemui di komplek Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Selasa (30/10/2018). 

Baca Juga : Lanjutkan Pembangunan PAB, Ratusan Pedagang Pasar Atas Cimahi akan Direlokasi ke Sini

Untuk membangun 280 kios semi permanen di lokasi relokasi, pihaknya menganggarkan sekitar Rp 415 juta dari alokasi dana Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Kota Cimahi. Selain itu para pedagang hanya boleh menempati satu kios. 

Siti tidak menampik kenyataan di lapangan, banyak pedagang yang memiliki lebih dari satu kios. Namun, masalah itu akan dikaji terlebih dulu unik dicari penyelesaiannya. Karena sebenarnya kios itu tidak boleh diperjualbelikan karena milik dan fasilitas pemerintah. 

Baca Juga : Relokasi Pedagang Pasar Atas Cimahi Kuras APBD Hingga Rp 470 Juta

"Jadi tetap satu nama (pedagang) satu kios. Mereka yang memiliki dua kios, akan dikaji dulu. Saat ini kita fokus ke pembangunan, dan menyelesaikan masalah yang ada dulu, bukan buat permasalahan baru," ujarnya. 

Lokasi relokasi bagi para pedagang Pasar Atas sendiri berada di lahan kosong eks terminal dan sepanjang Jalan Pasar Atas. Namun saat ini pembangunan baru dilahan eks terminal, karena untuk yang di jalan ditakutkan mengganggu aktivitas pembangunan, dan masih dipakai jualan.

Siti tidak menampik proses pembangunan tempat relokasi pedagang sempat mundur dua hingga tiga hari, terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan. Namun pihaknya optimistis dengan dikebut atau lembur, pembangunan kios bisa selesai sesuai target yang ditentukan. 

"Mudah-mudahan pembangunan pertengahan November selesai, dan para pedagang sudah bisa direlokasi," ujarnya.

Sementara untuk proses pembangunan dan revitalisasi Pasar Atas ditargetkan rampung akhir Desember 2018. Jika sesuai waktu, setelah dilakukan proses administrasi, para pedagang sudah bisa menempati kios barunya paling cepat awal Februari 2019, dan jika bisa lebih cepat lebih baik.

Baca Lainnya