Rabu, 6 Desember 2017 18:25

Ngatiyana : Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia

Reporter : Fery Bangkit 
Wakil Wali Kota Cimahi menanam pohon di Cipageran Cimahi Utara
Wakil Wali Kota Cimahi menanam pohon di Cipageran Cimahi Utara [limawaktu]

Limawaktu.id, - Tanda-tanda kerusakan lingkungan kini nyata dan mengancam kehidupan manusia. Pasalnya, rusaknya ekosistem alam tersebut menyebabkan terjadinya bencana alam, seperti longsor dan banjir.

Menurut Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, semakin rusaknya ekosistem alam disebabkan tangan-tangan manusoa menimbulkan kerusakan ekosistem lingkungan di Kota Cimahi. Salah satunya masih maraknya perilaku buang sampah sembarangan.

Baca Juga : Antisipasi Bencana Alam, 3.000 Pohon Ditanam di Cimahi

"Karena ulah-ulah manusia juga, sehingga hutan-hutan dan lahan menjadi gundul. Bahwa di Cimahi ini ada pencanangan penanaman pohon seribu pohon," ujar Ngatiyana saat ditemui di kawasan hutan Kota Cimahi di Cimenteng, Cipageran, Rabu (6/12/2017).

Dalam kesempatan tersebut, pohon yang di tanam di sekitar Cimenteng mencapai 250 pohon.

Pencanangan penanaman pohon yang dilakukan dimaksudkan setidaknya mampu memininalisir potensi bencana alam yang dapat menerjang Kota Cimahi pada musim-musim tertentu.

"Sekarang dicanangkan untuk penanaman kembali pohon-pohon yang bisa dipergunakan untuk penahan banjir, dan yang kedua adalah peresapan air," katanya.

Dikatakannya, selain bencana alam, dampak buruk lain yang ditimbulkan dari rusaknya ekosistem dan dirasakan langsung masyarakat Cimahi yakni kekeringan.

"Pada saat kemarau kita ini kekurangan air, dengan adanya penanaman pohon insyaallah tanah menjadi subur, air kembali ada, dan membantu penanganan bencana alam khususnya tanah longsor juga," beber Ngatiyana. (kit)

Baca Lainnya