Jumat, 17 Mei 2019 14:05

Musala Milik 'Borma' di Cimahi Dibongkar, ini Alasannya!

Reporter : Fery Bangkit 
Pembongkaran musala di Leuwigajah, Cimahi Selatan, Kota Cimahi
Pembongkaran musala di Leuwigajah, Cimahi Selatan, Kota Cimahi [ferybangkit]

Limawaktu.id - Minimarket 'Borma' di Leuwigajah, Cimahi Selatan, Kota Cimahi terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 6 Tahun 2011 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Minimarket serba guna itu melakukan aktifitas pembangunan melebihi site plan dalam izin yang telah diterbitkan. Tidak seluruhnya yang melanggar, namun hanya bangunan seluas 36 meter yang dijadikan musala saja yang melanggar.

Sebagai penegak Perda, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi pun membongkar musala tersebut pada Jumat (17/5/2019). Letak musala tersebut berada di bagian belakang bangunan supermarket. Selain ruangan ibadah, tempat wudhu juga ikut dibongkar.

"Tentu kami dari Satpol PP ingin menegakkan perda, setelah di lapangan memenuhi prosedur wasdal PUPR dan teguran pertama hingga ketiga, ini jelas melanggar dan harus dieksekusi," kata Pelaksana Tugas Kasatpol PP, Totong Solehudin di lokasi penertiban.

Ia menjelaskan, pembongkaran musala ini bukan berarti pihaknya antimusola. Sebab, kata dia, pihaknya hanya menegakan aturan. Terlebih lagi, musola itu sebaiknya terletak di tempat yang laik bukan di bagian belakang sebuah pusat perbelanjaan.

"Jangan sampai salah tafsir, ini bukan berarti Satpol PP Cimahi antimusala, tapi kami berharap pemilik bisa membangun musala di tempat yang lebih layak dan tepat penggunaan izin bangunannya," tegas Totong.

Dikatakannya, sebelum melakukan pembongkaran ini, Pemkot Cimahi sudah memberikan peringatan kepada manajemen 'Borma' berupa Surat Peringatan (SP) 1-3. Tapi peringatan itu tak diindahkan manajemen.

"Kami lebih toleran, kami berikan waktu seminggu untuk menyelesaikan pembongkaran, minggu depan akan kami lihat progresnya," ucapnya.

Humas Borma Cijerah Grup, Anton Suharjanto mengaku akan sesegera mungkin menyelesaikan pembongkaran musala tersebut. "Kami dapat masukan juga, memang ada dua musala disini, yang ini (yang akan dibongkar) diperuntukkan untuk sopir dan loading dock," ungkapnya.

Pihaknya pun berencana untuk memindahkan musala tersebut. "Kami akan mencari titik yang pas, dan akan kami ajukan terlebih dahulu kepada perusahaan," tandasnya.

Baca Lainnya