Senin, 10 Desember 2018 15:27

Mulai Merangkak Naik, Cek Harga Lengkap Sembako Jelang Natal dan Tahun Baru di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Harga Lengkap Sembako.
Harga Lengkap Sembako. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, gejolak harga mulai terjadi di pasar tradisional di Kota Cimahi. Dalam sehari, kenaikan bahan pokok ada yang mencapai Rp 11 ribu.

Berdasarkan data perkembangan harga bahan pokok dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kota Cimahi, ada sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan. Yakni telur ayam kampung naik Rp 11 ribu dari Rp 44 ribu menjadi Rp 55 ribu. Kemudian cabe rawit naik dari Rp 30 menjadi Rp 35 ribu serta minyak goreng curah naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 11 ribu.

Selain itu, harga daging ayam pun mengalami kenaikan hingga Rp 4 ribu. Salah seorang pedagang daging ayam, Ade Tusena (60) mengaku, akibat kenaikan harga tersebut, daging ayam yang ia jual tidak laku banyak, padahal sudah membuka kiosnya sejak pagi hari.

"Biasanya pukul 15.00 WIB juga sudah habis. Tetapi semenjak harganya naik karena menjelang natal dan tahun baru jam segini (pukul 16.00 WIB) masih banyak yang belum laku," ujarnya, Senin (10/12/2018).

Ia mengatakan, pada bulan November, harga daging ayam hanya Rp 32 ribu per kilogram, namun menjalang natal dan tahun baru ini, harganya melonjak menjadi Rp 36 ribu per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga menjelang tahun baru dan natal ini biasanya karena permintaan barang yang tinggi, tetapi pasokan barangnya tidak bertambah.

"Pasokannya aman tidak berkurang, hanya saja permintaannya tinggi kalau menjelang tahun baru dan natal, jadi harganya pasti naik dari bandarnya," katanya.

Hal senada dikatakan, Usman (48) yang kios daging ayamnya tak jauh dari kios Ade. Usman mengaku pendatapannya menurun akibat naiknya harga yang mencapai empat ribu per kilogram itu.

"Ya jelas, kalau harga naik, pendapatan pasti menurun karena pembeli yang biasanya beli banyak jadi dikurangi," katanya.

Akibat kenaikan harga tersebut keduanya harus berjualan hingga 12 jam karena dagangannya hingga pukul 17.00 WIB, masih banyak yang belum terjual.

Mereka mengaku harus berjualan daging ayam di Pasar Atas sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB akibat kenaikan harga tersebut.

"Padahal saat harganya normal siang juga dagangan saya sudah habis semua. Tapi saat sudah naik hingga pukul 17.00 WIB juga tidak akan habis," kata Usman.

Kasi Perdagangan Disdagkoperin Kota Cimahi, Agus Irwan mengatakan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, kenaikan harga tersebut biasanya akan terjadi beberapa hari jelang perayaan. 

"Tetapi jika melihat melimpahnya stok, kenaikannya diperkirakan tak terlalu signifikan. Kenaikannya perkiraan kami hingga perayaan masih di bawah 10 persen," ucapnya.

Baca Lainnya