Selasa, 7 November 2017 11:22

Moge, Masa Lalu ‘Zetha’ Si Polwan Cantik

Reporter : Fery Bangkit 
Zetha Si Polwan Cantik.
Zetha Si Polwan Cantik. [Limawaktu]

Limawaktu.id, – “Masa lalu biarlah masa lalu. Jangan kau ungkit jangan ingatkan aku”.

Petikan lirik lagu Inul Daratista berjudul ‘Masa Lalu’ sepertinya tepat menggambarkan ekspresi Polisi Wanita (Polwan) cantik bernama Bripda Zehansyah Oktavya Mulyadi, ketika diberondong berbagai pertanyaan.

Ketika disodorkan tentang motor gede alias moge, sontak saja Polwan berparas rupawan, yang bertugas di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi ini, terngiang akan masa lalunya. Dua tahun silam, Zetha, nama panggilannya, sempat saling berdampingan dengan moge jenis Diversion.

Zetha bersama moge-nya.
Zetha bersama moge-nya. [Limawaktu]

Bisa dibilang, mengendarai moge ialah salah satu kegemarannya, sejak Zetha mulai bertugas sebagai polisi pada Desember 2014 silam.

“Iya aku suka banget, bogoh sama moge,” ucap Zetha.

Tahun 2015, menjadi masa dimana ia sering menunggangi moge. Sejak saat itu kecintaannya kepada kendaraan besar roda dua itu semakin menjadi. Romantisme pun cukup terjalin di antara keduanya.

Moge mungkin selama ini lebih identik dikendarai oleh laki-laki. Tapi, bagi Zetha, jenis kelamin bukan alasan untuk melunturkan cintanya terhadap moge.

Bahkan, di tahun yang sama, Polwan yang masih betah melajang ini sempat tergabung dalam Mojang Lodaya Polwan Polda Jabar.

“Dulu sempet gabung Mojang Lodaya, cuma setahun,” ujar Zetha.

Memang tak ada yang abadi. Berakhinya kisah Zetha bersama Mojang Lodaya Polwan Polda Jabar, harus berakhir pula kebiasaannya menunggangi motor geda. Bukan tanpa alasan kegemarannya itu harus dihentikan.

Mulai terasa lelah dirasakannya, ketika terus-terusan menunggangi moge. Selain tentunya ia ingin menikmati pekerjaanya sebagai polisi biasa.

“Akunya juga cape, ingin fokus kerja juga di Cimahi,” tuturnya.

Meski sudah berpisah dengan klub moge binaan Polda Jabar itu, bukan berarti Zetha melupakan masa lalunya begitu saja. Sama sekali, ia bukan kacang lupa kulit. Sesekali ia tetap mencurahan kebiasannya.

“Paling kalau pengen naik motor sesekali aja,” katanya.

Tak lama lagi, masa baktinya di kepolisian akan menginjak genap tiga tahun. Berbagai pengalaman dan pelajaran termasuk masa-masa indah saat mengendarai moge tentunya masih terngiang jelas dibenaknya.

“Tak akan lekang oleh waktu lah kalau masa lalu motor gede mah,” tandasnya.

“Biar kusimpan saja, biar kupendam saja. Terlarang sudah rinduku padamu”, petikan lirik lagu Broery Marantika kuakhiri untuk mengilustrasikan rindu Bripda Zehansyah Oktavya Mulyadi terhadap motor gede. (kit)*

Nasser Gemal
Nasser Gemal

Cantik motornya seperti orangnya

9 Mei 2018 6:15 Balas

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Bagus motor nya :D

7 November 2017 10:15 Balas