Ketua Yayasan Dasar dan Menengah Pasundan, Prof.Dr. Dadang Mulyana.
Ketua Yayasan Dasar dan Menengah Pasundan, Prof.Dr. Dadang Mulyana. [Istimewa]
News

Dihantam Krisis, Sekolah Pasundan Terus Tumbuh Berkat Kemitraan dan Pelayanan Humanis

Limawaktu.id, Kota Bandung - Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan, mulai dari dampak pandemi Covid-19, menurunnya daya beli masyarakat hingga kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada sekolah swasta, Perguruan Pasundan mampu menjaga stabilitas dan bahkan terus mengalami pertumbuhan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan, Prof. Dr. H. Dadang Mulyana, saat ditemui di kantornya Jalan Sumatra 41, Bandung, Sabtu, 5 Juni 2026.

Menurut Dadang, meskipun sempat mengalami fluktuasi dalam penerimaan siswa baru, dampak pandemi Covid-19 terhadap sekolah-Sekolah Pasundan relatif kecil dibandingkan banyak sekolah swasta lainnya yang mengalami penurunan drastis jumlah peserta didik.

"Ketika Covid-19 melanda, banyak sekolah swasta mengalami penurunan yang sangat tajam. Namun guncangan yang dirasakan sekolah-sekolah Pasundan relatif kecil. Bahkan sejak 2021 hingga sekarang, jumlah siswa terus mengalami peningkatan," ujarnya.

Dadang menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan tersebut adalah pola manajemen kemitraan yang diterapkan YPDM Pasundan. Yayasan tidak memposisikan kepala sekolah sebagai bawahan, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun dan memajukan sekolah.

"Kebijakan yayasan tidak bersifat top down, tetapi bottom up. Semua dibicarakan bersama sehingga tercipta ruang diskusi yang lebih cair dan produktif. Tujuannya sama, yaitu memajukan sekolah-sekolah Pasundan," jelasnya.

Melalui pola tersebut, yayasan dan kepala sekolah memiliki visi yang sama dalam menghadapi berbagai tantangan, baik kondisi ekonomi masyarakat yang melemah maupun kebijakan pendidikan yang dinilai kurang mendukung keberlangsungan sekolah swasta.

Dadang menilai keberhasilan seorang kepala sekolah justru terlihat saat mampu membawa sekolahnya tetap dipercaya masyarakat di tengah berbagai keterbatasan.

"Pada situasi yang sulit, kepala sekolah yang berprestasi adalah mereka yang mampu membuat sekolahnya tetap mendapat kepercayaan masyarakat dan memperoleh siswa baru sebanyak-banyaknya," tegasnya.

Karena itu, ia selalu menanamkan semangat kepada seluruh kepala sekolah di lingkungan Pasundan agar tidak mudah menyerah menghadapi keadaan.

Dalam menghadapi tantangan global dunia pendidikan, YPDM Pasundan juga secara rutin menggelar berbagai pelatihan bagi para guru. Materi pelatihan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga penguatan pelayanan kepada siswa serta penghapusan budaya feodalisme di lingkungan sekolah.

Dadang menegaskan, suasana belajar yang menakutkan justru menjadi penghambat proses pendidikan.

 "Kalau guru masuk kelas lalu suasananya langsung tegang dan siswa takut, hampir bisa dipastikan proses pembelajaran tidak akan optimal. Siswa harus nyaman, tidak takut bertanya, dan merasa senang berada di sekolah," ungkap Guru Besar Manajemen Pendidikan tersebut.

Ia bahkan menilai seorang guru perlu melakukan refleksi apabila ketidakhadirannya justru disambut sorak gembira oleh siswa.

"Seharusnya ketika guru tidak masuk, siswa merasa kehilangan karena mereka sudah merasa nyaman belajar bersama gurunya," katanya.

Selain mendorong peningkatan kualitas metode mengajar, YPDM Pasundan juga menekankan pentingnya kehadiran guru-guru yang humanis dan memperlakukan peserta didik layaknya anak sendiri.

Tak hanya sumber daya manusia, perhatian besar juga diberikan terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan. Menurut Dadang, kualitas bangunan sekolah, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas sanitasi yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.

"Bangunan sekolah harus memenuhi standar, laboratorium lengkap, perpustakaan memadai, dan toilet yang bersih serta layak. Ketika fasilitas itu tersedia, masyarakat akan melihat dan menilai sendiri bahwa sekolah-sekolah Pasundan memang layak menjadi pilihan pendidikan bagi anak-anak mereka," pungkasnya.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar