Kamis, 2 Agustus 2018 17:23

Minim Petugas, Jalan di Cimahi Belum Tercover Tukang Sapu

Reporter : Fery Bangkit 
Pemulung Tengah Mengambil Sampah di TPS di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi.
Pemulung Tengah Mengambil Sampah di TPS di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menilai, jumlah tenaga Kebersihan saat ini belum ideal untuk melayani 15 kelurahan se-Kota Cimahi.

Kasubag Umum dan Kepegawaian DLH Kota Cimahi Lucky Sugih Mauludin mengatakan, jumlah petugas kebersihan saat ini hanya ada 175 orang yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL). Idealnya, untuk mencakup se-Kota Cimahi, harus ada 250 petugas.

"Semuanya ada 175 petugas. Ada sopir, kernet, petugas TPS, petugas sapu," kata Lucky saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Kamis (2/8/2018).

Sebetulnya, kata dia, pihaknya sudah mengajukan penambahan pegawai meski dengan status THL kepada Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi.

"Pengajuan sudah, cuma banyak kendala," ucapnya.

Namun, meski dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas, pihaknya tetap mengoptimalkan petugas yang ada untuk menjaga dan membersihkan Kota Cimahi.

"Walaupun dengan keterbatasan, kita mengoptimalkan SDM yan ada. Terbukti kita meraih Adipura," ujarnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan DLH Kota Cimahi menambahkan, pihaknya saat ini tengah merencanakan lagi skema pengajuan tambahan pegawai meski dengan status THL. Pihaknya saat ini masih mendata jalan mana saja yang akan menjadi target rutin untuk dibersihkan.

"Saya sedang merancang jalur mana saja yang ada untuk penyapuan untuk penambahan petugas," kata Usep.

Diakuinya, dengan jumlah petugas yang ada saat ini dirinya belum puas. Sebab masih ada jalan kota yang kerap berserakan sampah.

"Kewalahan ngga, cuma kurang puas. Sebab masih ada jalan kotor dan memang tidak ada penyapuan," tandasnya.

Baca Lainnya