Selasa, 23 Februari 2021 13:21

Menpan RB : Pemerintah harus cepat melayani masyarakat dan mendengar yang diinginkan rakyat

Reporter : Wawan Gunawan
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Pak Tjahjo Kumolo kunjungan kerja  ke Sumedang , Selasa (23/2/2021)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Pak Tjahjo Kumolo kunjungan kerja ke Sumedang , Selasa (23/2/2021) [Istimewa]

Limawaktu.id,- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Pak Tjahjo Kumolo meminta agar pemerintah harus cepat melayani masyarakat, harus banyak mendengar apa yang diingankan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja  ke Sumedang diawali dengan ziarah ke makam Pangeran Soegih, leluhur Sumedang di Gunung Puyuh, hari ini, Selasa (23/2/2021).

 Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengungkapkan, dari Makam Gunung Puyuh  bersama Menteri berjalan kaki menuju ke Balai Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan yang tak jauh dari makam Gunung Puyuh.

 Dalam kunjungan ini, Pak Menteri ingin melihat lebih dekat program Sumedang Public Service and Digital Explore, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik melalui beberapa inovasi. Mengunjungi role model Zona Integritas Desa, e-SAKIP Desa dan penanganan Stunting Berbasis Digital di Desa Sukajaya,” ungkapnya.

Dikatakan Dony, Pemkab Sumedang telah meraih berbagai macam prestasi atas terobosan dan inovasi yang telah dilakukan, salah satunya ialah SAKIP Desa. SAKIP Desa ini yang juga dilengkapi dengan instrumen e-SAKIP telah memperoleh penghargaan Innovative Government Inovatif (IGA) dari Kemendagri pada akhir 2020.

Tak hanya itu, kata Dony, sehari sebelumnya, saat Peringatan hari peduli sampah nasional 2021, Sumedang menerima bantuan fasilitas pengelolaan sampah dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penyerahan bantuan dilakukan secara virtual melalui zoom meeting di Gedung Negara, kemarin.

 Menurut Dony, Bantuan pengelolaan sampah ini untuk penyelamatan dan pemulihan lingkungan hidup, meningkatnya kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan di Sumedang. Pengelolaan sampah melalui pembangunan biodigester dengan kapasitas 1 ton/hari. Bantuan berupa mesin pecacah, timbangan, genset dan pompa air.

 Pengelolaan sampah organik melalui biodigister ini akan menghasilkan biogas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga sampah bisa menghasilkan energi. Fasilitas pengelolaan sampah ini juga bisa mengurangi dan mengelola sampah yang berada aliran sungai.

 “Pengelolaan sampah yang baik bisa menghasilkan manfaat yang baik untuk kita semua. Setop membuang sampah ke sungai. Sayangi lingkungan dan setop membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Topik Populer