Rabu, 10 Juni 2020 15:51

Menjawab tantangan Ekonomi Kreatif dengan Desa Digital

Reporter : Bubun Munawar
Peluncuran Desa Digital berlokasi di Kantor Desa Sirnarasa Sukabumi, belum lama ini.
Peluncuran Desa Digital berlokasi di Kantor Desa Sirnarasa Sukabumi, belum lama ini. [Net]

Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, Jabar menjawab tantangan dan peluang sektor ekraf saat dan setelah pandemi dengan Desa digital.

Desa Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serta pelayanan informasi.

Dikatakannya, nantinya  seluruh pelayanan publik di desa akan didigitalisasi, koneksi internet akan dibenahi, command center dibangun, dan masyarakat desa dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan sekaligus mengenalkan produk unggulan di wilayahnya.

"Setelah pandemi COVID-19 ini digitalisasi di desa akan menjadi prioritas kami," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil, Rabu (10/06) .

"Ekonomi kreatif berbasis desa, revolusi digital di desa, itu akan kami perkuat di 2021, sehingga resilience kami akan lebih kuat. Istilah saya tinggallah di desa, tapi rezeki kota, dan bisnis mendunia," tambahnya.

Sejak diluncurkan pada 10 Desember 2018, Pemda Provinsi Jabar sudah memasang wifi di desa-desa blank spot atau desa tidak memiliki koneksi internet sama sekali.

Di sektor perikanan, ribuan kolam sudah menggunakan teknologi smart auto feeder. Lewat teknologi itu, memberi pakan ikan bisa menggunakan gawai. Hal tersebut membuat panen bisa naik dari dua menjadi empat kali dalam setahun.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer