Sabtu, 27 Januari 2018 13:52

Mengenal Lebih Dekat Wilayah Administrasi Belanda di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Makam Ereveld yang terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kec.Cimahi Selatan, Kota Cimahi tempat tentara Belanda dimakamkan.
Makam Ereveld yang terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kec.Cimahi Selatan, Kota Cimahi tempat tentara Belanda dimakamkan. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Berbicara bangunan bersejarah di Kota Cimahi memang tak ada habisnya. Di kota mungil ini, bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Belanda khususnya sangatlah banyak. Di antaranya makam Ereveld Leuwigajah.

Makam tersebut merupakan makam khusus orang-orang Belanda yang sudah ada sejak tahun 1949 silam. Tercatat ada sekitar 5.200 jasad yang dimakamkan di Ereveld Leuwigajah.

Makam Ereveld yang terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat kental. Sebab, yang dimakamkan di Ereveld Leuwigajah mayoritas merupakan tentara Belanda yang dibantai oleh tentara Jepang.

Hal tersebutlah yang sangat unik dan menjadi daya tarik bagi penyuka wisata heritage untuk menelusuri Ereveld Leuwigajah.

"Tempat pemakaman Ereveld Lewigajah memang di khususkan untuk orang-orang Belanda dan hingga saat ini jumlah penghuni makam tersebut tidak bertambah," kata Machmud Mubarok, Ketua Cimahi Heritage saat dihubungi, Selasa (27/1/2018)

Tidak sembarang orang diperbolehkan untuk masuk ke Ereveld Leuwigajah. Namun jika dilihat dari luar saja, berbagai ornamen yang terdapat didalamnya memang cukup unik untuk telusuri.

“Memang memiliki ciri khas yang kuat dibanding yang lain,” terang Machmud.

Pemakaman Ereveld Leuwigajah merupakan destinasi sejarah yang layak untuk terus dilestarikan. Pasalnya, selain memiliki nilai sejarah yang kental, tempat tersebut juga sudah masuk ke dalam wilayah administratif Belanda.

Jika anda sudah memasuki area Ereveld Leuwigajah, berarti sudah memasuki wilayah Administrasi Belanda.

"Itu wilayah merupakan hibah dari Indonesia kepada Belanda," ucap Machmud.