Senin, 1 April 2019 16:06

Mayat di Bawah Jembatan Tol Purbaleunyi ini Diduga Korban Kekerasan, ini Ciri-cirinya!

Reporter : Fery Bangkit 
Penemuan barang-barang di sekitar TKP yang diduga milik korban.
Penemuan barang-barang di sekitar TKP yang diduga milik korban. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Pihak kepolisian masih menyelidiki mayat pria yang ditemukan pada Senin (1/4/2019) pukul 08.00 WIB. 

Pria tanpa idenitas itu ditemukan di bawah jembatan Tol Purbaleunyi KM 109-110, Kp. Cikubang, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Baca Juga : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Jembatan Tol Purbelunyi KM 109-110

"Diperkirakan meninggalnya tadi malam. Kurang dari 24 jam," kata Kapolsek Cikalong Wetan, AKP Amir Said, Senin (1/4/2019).

Setelah mendapat laporan adanya penemuan mayat itu, pihak kepolisian dari Polsek Cikalong Wetan dan Tim Identifikasi Polres Cimahi langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Penemuan Mayat Di Bawah Jembatan Tol Purbaleunyi KM 109-110 Desa Cikubang, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Senin (1/4/2019).

Dikatakannya, tak ada identitas satupun di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ditemukan, tubuh korban dibalut dengan kaos panjang berwarna biru dan celana panjang berwarna abu-abu.

Kemudian, di sekitar TKP hanya ditemukan tas berwarna hitam dan sandal. Setelah diperiksa, tas itu hanya berisi satu unit handphone Aldo, jaket dan berbagai pakaian.

"Ditubuh korban juga ada pisaunya. Kalau diperkirakan usianya 35 tahun, tingginya sekitar 160 cm," ujarnya.

Dugaan sementara, lanjut Amir, mayat itu merupakan korban kekerasan. Untuk mengalihkan perhatian, korban pun sengaja dibuang ke lokasi yang tersembunyi. TKP penemuan mayat itu memang sepi. Korban tergeletak di selokan yang ditutupi rimbunan pohon bambu.  

Jasad Pria Kemudian Dibawa Oleh Pihak Kepolisian Untuk Dilakukan Proses Identifikasi.

"Mayat tersebut sudah meninggal, namun dugaannya dibuang untuk mengalihkan perhatian. Anehnya lagi kan, ada handphone, tapi sim card-nya dicabut," ungkapnya.

Untuk memastikan penyebab kematian dan identitas, polisi pun membawa korban ke Rumah Sakit Sartika Asih. Pihaknya pun masih melakukan penyelidikan kasus penemuan mayat ini.

Baca Lainnya