Senin, 17 Desember 2018 16:24

Mau Liburan Natal dan Tahun Baru di Lembang, Baca Imbauan dari Polisi!

Reporter : Fery Bangkit 
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin 2018 di Mapolres Cimahi, Senin (17/12/2018).
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin 2018 di Mapolres Cimahi, Senin (17/12/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Jalur wisata di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan menjadi fokus utama Satlantas Polres Cimahi. Sebab, 24 tempat wisata di Lembang
diprediksi akan banyak dilalui wisatawan.

Namun, Kasatlantas Polres Cimahi AKP Suharto meminta agar wisatawan tetap berhati-hati, mengingat saat ini tengah memasuki musim hujan dan rawan terjadi bencana.

Baca Juga : Libur Natal dan Tahun Baru, Truk Barang Dilarang Beroperasi, Kecuali......

"Di daerah itu kontur jalannya relatif kecil terutama di daerah Cibodas dan Kampung Sukamulya, bahkan dua bulan terakhir ini jalan tersebut sudah dua kali longsor," ujarnya saat ditemui usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin 2018 di Mapolres Cimahi, Senin (17/12/2018).

Atas hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Bina Marga Provinsi Jawa Barat dan telah melayangkan surat agar jalan tersebut tidak dilalui kendaraan besar.

Baca Juga : Jangan Macam-macam, 830 Personel Bakal Jaga Ketat Cimahi KBB Saat Natal dan Tahun Baru

"Untuk bus besar perlu dipertimbangkan ketika melintasi kawasan tersebut. Apabila surat sudah di jawab oleh pihak provinsi kami akan kerjasama dengan Departemen Perhubungan untuk memasang rambu-rambu lalu lintas golongan bus," katanya.

Hal itu, kata Suharto, untuk antisipasi adanya kepadatan kendaraan yang akan masuk ke jalur tersebut, terlebih hingga saat ini jalur yang longsor dua hari lalu belum diperbaiki.

"Jadi cukup riskan apabila tidak ada pembatasan golongan untuk kendaraan-kendaraan yang besar. Hal itu kami lakukan demi kelancaran dan keselamatan wisatawan yang masuk ke jalur tersebut," katanya.

Sedangkan untuk antisipasi kemacetan, kata Suharto, rekayasa arus lalu lintas dari arah Kota Bandung menuju Jalur Wisata Lembang juga akan diprioritaskan karena kerap terjadi kepadatan kendaraan.

Suharto, mengatakan, rekayasa arus lalu lintas dari Kota Bandung menuju jalur Wisata Lembang tersebut akan dilakukan sejak pagi hari hingga pukul 10.00 WIB karena banyak dilalui pengendara yang hendak berwisata ke tempat wisata yang ada di daerah tersebut.

"Arus lalu lintas jalur Wisata Lembang akan kami prioritaskan. Pada siang hari dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB rekayasa arus lalu lintas dilakukan situasional," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan managemen tempat wisata yang ada di Lembang agar pengunjung tidak parkir sembarangan atau dibahu jalan ketika lokasi tempat parkirnya sudah penuh.

"Itu agar tidak menambah kemacetan, jadi managemen tempat wisata harus menutup pintu masuk apabila tempat parkir sudah penuh agar kami leluasa melakukan rekayasa arus lalu lintas," katanya.

Sedangkan, titik rawan kecelakaan saat libur Natal dan Tahun Baru 2019, menurut Suharto, titik tersebut berada di daerah Cipatat Padalarang dan Cikalong Wetan.

"Makanya kami akan pasang spanduk himbauan agar pengendara selalu berhati-hati dan menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas," ucapnya.

Wakapolres Cimahi, Kompol Irwansyah mengatakan, rekayasa dan penempatan personel di Jalur Wisata Lembang saat libur Natal dan Tahun Baru 2019 akan dilakukan mulai 31 Desember hingga 1 Januari 2019.

"Petugas akan dipusatkan ditempat-tempat wisata Lembang maupun tempat kuliner yang ada di Lembang untuk antisipasi kemacetan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan menurunkan personel di daerah Kota Baru Parahyangan karena saat pergantian tahun masyarakat kerap merayakannya dengan cara membakar kembang api.

Baca Lainnya