Kamis, 4 Januari 2018 14:47

Masyarakat Relawan Indonesia Kabupaten Bandung Galang Dana untuk Palestina

Ditulis Oleh Yulie Kusnawati
Masyarakat Relawan Indonesia Kabupaten Bandung mengumpulkan dana untuk Rakyat Muslim di Palestina.
Masyarakat Relawan Indonesia Kabupaten Bandung mengumpulkan dana untuk Rakyat Muslim di Palestina. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kordinator Daerah Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Bandung, Atep Salman mengaku telah mengumpulkan dana untuk Rakyat Muslim di Palestina. Penggalangan dana tersebut dilakukan sejak 14 Desember 2017 lalu, sejumlah relawan yakni, dari Al-huda Volunteer, OSIS Pramuka Al-huda Pameungpeuk, dan MRI Kabupaten Bandung.

"Dana yang terkumpul Rp 28.290.700, dikirim melalui NJO ACT Jakarta untuk program kapal kemanusiaan yang Insyaallah akan berangkat pada 21 Februari dengan mengumpulkan 10 ribu ton beras dan program pelayanan kesehatan serta dapur umum sosial untuk rakyat Palestina," kata Atep saat diwawancara, Rabu (3/1/2018).

Atep mengungkapkan, pihaknya memberikan bantuan ke rakyat Palestina, karena kebanyakan rakyat Palestina merupakan umat muslim.

"Oleh karena itu, kita membela bukan hanya kemanusiaan saja, namun kita pun membelanya karena agama dan masjid Al Aqsha itu merupakan masjid kiblat pertama seluruh umat muslim diseluruh dunia," ungkapnya.

Menurutnya, zionis Israel sudah ada komplek nya, yakni Komplek Nasrani, Yahudi dan Muslim, tapi orang yahudi ini ingin menguasai komplek itu, termasuk ingin menguasai masjid Al Aqsha, padahal pada jaman dulu pun sudah terbagi komplek komplek tersebut.

"Sebetulnya di Al Quds itu tidak ada Negara Israel tapi yang ada Negara Palestina, namun sudah puluhan tahun negara Palestina selalu di jajah dengan di serbu, pemerkosaan wanita, pembantaian anak-anak kecil, bahkan yang mau shalat di masjid Al Aqsha pun dijaga dengan ketat," terangnya.

Lebih lanjut Atep menjelaskan, relawan MRI yang ada di jalur gaza pada tahun 2016 pernah dihadang hingga susah masuk ke jalur Gaza, bahkan tidak boleh membawa bantuan, namun, katanya, untuk Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat ini relawan gabungan dari Turki dan Palestina sudah masuk ke jalur Gaza dengan membuka dapur umum sosial dan pelayanan kesehatan, bahkan sudah meluncurkan ambulan dan truk air untuk mendistribusikan ke titik titik yang mengalami kekeringan.

"Alhamdulillah, saat ini relawan disana sudah berjalan dengan baik, dan kita sebagai bangsa Indonesia wajib untuk membantu bangsa Palestina karena untuk kebebasan beribadah. Selain itu juga kita mengacu kepada Undang undang dasar 1945 bahwa penjajahan diatas dunia ini harus dihapuskan," pungkasnya. (lie)