Jumat, 27 Agustus 2021 15:21

Masuk Kategori Konservasi Satwa Taman Safari Boleh Buka

Reporter : Saiful Huda Ems (SHE)

Limawaktu.id,-  Saat ini hanya zona konservasi saja yang boleh dibuka pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, sementara tempat wisata lainnya belum boleh beroperasi hingga 30 Agustus mendatang.

Hal itu disampaikan Bupati Bogor Ade Yasin, saat meninjau lokasi konservasi satwa di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jum;at (27/8/2021).

Menurut Ade, Taman Safari Indonesia (TSI) boleh beroperasi karena termasuk ke dalam kategori konservasi satwa, tentunya dengan sejumlah persyaratan yang perlu ditaati oleh manajemen TSI. Untuk saat ini TSI hanya membuka wahana safari journey dan tempat makan pengunjung. Pengunjung pun dibatasi dengan kapasitas 50% serta menerapkan prokes yang ketat.

“Sedangkan untuk fasilitas lain seperti curug, mainan anak-anak, kolam renang dan wahana pertunjukan yang dapat menimbulkan kerumunan belum diizinkan beroperasi,’ jelasnya.

Dia menyebutkan, TSI ini melindungi dan merawat berbagai binatang dari seluruh negara dan TSI tidak dapat bantuan dari pemerintah pusat, sehingga di masa pandemi Covid-19 mereka kesulitan memberi pakan dan membayar biaya rumah sakit hewan yang bisa dibilang cukup tinggi.

“Ini juga yang mendasari kami memberikan pengecualian agar konservasi boleh dibuka,” sebutnya.

Berdasarkan pantauan, meski di tengah pandemi, pelayanan dan kesehatan para satwa di lokasi konsevasi tetap berjalan dengan baik. Tak disangka,  tiba-tiba diminta untuk memberikan nama seekor bayi gajah, spontan saja diberi nama "Bonesia" singkatan dari "Bogor Indonesia", karena lahirnya di Bogor.

“Dan yang tak kalah menariknya lagi, saya diminta untuk menggendong seekor bayi anak orang utan, dan memberikan susu kepada seekor Bayi Harimau Sumatera,’ pungkasnya.

Baca Lainnya