Sabtu, 8 Februari 2020 12:06

Lolos Passing Grade Belum Tentu Bisa Ikut SKB CPNS, Begini Penjelasannya!

Ilustrasi SKD CPNS
Ilustrasi SKD CPNS [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Para pelamar formasi Calon Negeri Sipil (CPNS) 2019 di Kota Cimahi dijadwalkan akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 13 dan 15 Februari mendatang di Telkom University Convention Hall.

Salah satu yang harus diperhatikan oleh peserta SKD CPNS 2019 adalah nilai yang harus mencapai ambang batas atau passing grade dari tiga kategori SKD. Dari mulai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) hingga Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Untuk TWK, passing grade yang ditetapkan minimal 65, kemudian TIU 80 dan TKP 126. Meski begitu, ternyata pelamar yang lulus passing grade SKD belum tentu dapat mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Artinya, memenuhi ambang batas nilai SKD tidak menjamin kelulusan seleksi CPNS.

"Iya betul, yang lolos passing grade belum tentu bisa ikut tahapan berikutnya yakni SKB," kata Kasubid Pengadaan dan Mutasi Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi Jamaludin saat dihubungi, Sabtu (8/2/2020).

Ia menerangkan, perhitungan jumlah pelamar yang bisa ikut tahapn SKB adalah sebanyak tiga kali dari jumlah kuota yang tersedia pada satu formasi.

"Misalnya formasi Guru Bahasa Indonesia ada 8, sedangkan yang lolos passing grade ada 30. Maka diambil 8x3=24 yang memiliki nilai terbaik dari 30 pelamar yang lolos passing grade," jelas Jamaludin.

Dikatakan Jamaludin, hasil SKD dari Kota Cimahi nantinya akan diolah langsung oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). "Jadi polanya diambil rangking terbesar sesuai formasi. Sama BKN dirangkingnya," tegasnya.

Dengan ketentuan itu, lanjut Jamaludin, pihaknya mengingatkan agar seluruh peserta tetap fokus mengerjakan soal, dan tetap harus mematuhi tata tertib yang sudah diumumkan sebelumnya.

"Pokoknya ikuti aturan aja sesuai petunjuk. Minimal 1 jam sebelum pelaksanaan harus sudah hadir. Enggak ada barang yang dibawa kecuali KTP sama kartu peserta. Sudah disediakan loker," imbuhnya.

Tercatat ada 3.116 pelamar CPNS di Kota Cimahi yang ikut SKD tahun 2019. Mereka akan memperebutkan formasi CPNS. Rinciannya, tenaga kesehatan dengan yang mendapat 10 formasi. Rinciannya, 7 Apoteker, 1 Spesialis Paru, 1 Radiografer dan 1 Terapis wicara.

Kemudian tenaga kependidikan sebanyak 85 formasi, dengan rincian Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) 18 formasi, Guru Bimbingan Konseling (BK) 10 formasi, Guru Kelas 38 formasi, Guru Bahasa Indonesia 8 formasi dan Guru Penjasorkes 11 formasi. 

 

Baca Lainnya