Selasa, 23 Januari 2018 16:20

Lima Pelajar di Bandung Barat Kejang-Kejang Usai Dicekoki Orang Tak Dikenal

Reporter : Fery Bangkit 
Seorang pelajar harus dirawat di rumah sakit karena diduga keracunan akibat obat keras.
Seorang pelajar harus dirawat di rumah sakit karena diduga keracunan akibat obat keras. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Sejumlah pelajar di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dilarikan ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan, Selasa (23/1/2018).

Para pelajar diduga keracunan usai mengkonsumsi obat keras diduga jenis mercy. Korban sempat mengalami kejang-kejang, hingga tak sadarkan diri. Diduga, para pelajar tersebut sempat dicekoki obat jenis pil penenang oleh orang tidak dikenal.

Berdasarkan pantauan, dua orang pelajar bernama Fredi Utama dan Irawan (16) masih terbaring lemah di Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan.
Keduanya harus mendapatkan perawatan dari tim medis rumah sakit. Keduanya belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam kondisi lemah akibat pengaruh obat.

Menurut Eko Yudianto, salah satu Tim Medis Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan menuturkan, kedua korban datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) diantar rekan-rekan sekolahnya.

"Kondisinya kejang-kejang dan mengalami pusing. Bahkan, seorang tak sadarkan diri karena diduga pengaruh obat keras," terangnya, Selasa (23/1/2018).

Setelah ditangani tim medis, kata Eko, keduanya mengakui telah mengkonsumsi pil obat penenang beberapa butir. Total pelajar yang mengkonsumsi pil penenang berjumlah lima orang.

"Sementara tiga orang lainnya kini dirawat di rumah orang tuanya," ujar Eko.

Berdasarkan informasi, usai jam sekolah, para pelajar tersebut dipaksa oleh orang tak dikenal untuk mengkonsumsi obat keras sekaligus penenang. Obat tersebut bereaksi setelah beberapa jam, hingga korban mengalami kejang dan kaku seluruh tubuh.

Saat ini, orang tak dikenal itu belum diketahui keberadaanya. Menurut Eko, obat keras yang dikonsumsi korban tidak dijual bebas.

"Atau hanya bisa didapatkan melalui resep dokter," tuturnya.