Jumat, 12 Oktober 2018 8:23

Lilin Maut Perenggut Ibu Beserta Dua Putrinya

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas Tengah Mengevakuasi Korban Kebakaran Di Kp. Babut Tengah, RT 02/18, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis (11/10/2018).
Petugas Tengah Mengevakuasi Korban Kebakaran Di Kp. Babut Tengah, RT 02/18, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis (11/10/2018). [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, Cimahi - Percikan api dari lilin diduga menjadi penyebab terjadinya kebakaran di rumah permanen di Jln. Cihanjuang, Kampung Babut Tengah, RT 02/18, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Insiden itu terjadi Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 21.30 WIB. Sebelum kejadian, di lokasi terjadinya kebakaran tengah terjadi pemadaman listrik bergilir hingga warga pun menyalakan lilin penerangan.

Baca Juga : Kebakaran di Belakang Kantor Wali Kota Cimahi Tewaskan Ibu Beserta Dua Putrinya

Rumah yang berada di pemukiman padat, tepat di belakang kantor Wali Kota Cimahi itu dihuni dua Kepala Keluarga (KK). Yakni keluarga Dani-Iis Sumiati beserta tiga anaknya dan keluarga Hamdan-Nur beserta dua anaknya. Keluarga keduanya hanya dipisah sekat saja.

Saat si jago merah mulai membesar, keluarga Dani berhasil menyelamatkan diri. Sementara Nur (35) beserta dua putrinya, Alma (11) dan Hana (2) yang diduga tengah berada di kamar diduga terjebak hingga akhirnya tewas terbakar. Sedangkan suami Nur, Hamdan saat kejadian tengah berada di luar rumah.

Menurut penuturan saksi yang jugea keluarga korban, Uun Sumirah (41), ketika api mulai menyala, korban sempat berteriak minta pertolongan. Pintu sempat coba dirobrak warga tapi tak berhasil karena api yang semakin besar.

"Sempet teriak minta tolong. Mau didobrak, tapi kayanya pintunya kekunci," ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Pihaknya sangat terpukul atas insiden tersebut. Apalagi, sebelum kejadian, putri pertama korban, Alma sempat makan nasi tumpeng.

Sementara itu, petugas Damkar Kota Cimahi menerima laporan kebakaran itu sekitar pukul 21.54 WIB. Sekitar 10 menit kemudian atau tepatnya pukul 22.04 WIB, tiga unit pancar dan satu rescue tiba di lokasi. Sebab lokasi kebakaran berada di pemukiman padat yang sulit diakses, akhirnya pemadaman dilakukan dari area Cimahi Convention Hall (CCH), tepat di samping kantor Wali Kota Cimahi.

"Saat tim sampe, api sudah besar," ucap Plt Kasatpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Dadan Darmawan.

Setelah selesai penanganan si jago merah sekitar pukul 22.25 WIB, petugas langsung melakukan penyisiran, lalu ditemukanlah korban ibu beserta kedua putrinya yang sudah dalam keadaan terbakar.

"Di satu ruangan, ibu sama anak yang kecil berbaring, anak satu lagi 'nyender' (bersandar)," terang Dadan.

Sebelum insiden ini, peristiwa serupa juga terjadi di sebuah toko emas di Jln. Cimindi Raya beberapa hari lalu. Kebakaran itu juga merenggut satu korban jiwa atas nama Deri (19).

Dari berbagai kejadian itu, lanjut Dadan, pihaknya akan lebih mengintensifkan sosialisasi terhadap masyarakat. Terutama masalah penanganan kebakaran. Selain itu, pihaknya akan menyebarkan lagi nomor layanan Damkar yakni (022) 6658113 atau 113 kepada masyarakat.

Baca Lainnya