Selasa, 7 Mei 2019 16:49

Konsumsi Air Meningkat Saat Bulan Ramadhan, Bagaimana Stok Airnya?

Reporter : Fery Bangkit 
Manajer Junior Humas Dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati Tengah Meninjau Produksi Air Di PDAM Tirta Raharja, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi.
Manajer Junior Humas Dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati Tengah Meninjau Produksi Air Di PDAM Tirta Raharja, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja memastikan, konsumsi air bersih khusus bulan Ramadhan ini bakal meningkat. Khususnya sore hingga malam hari.

"Hasil analisa tahun lalu pada bulan puasa dibanding bulan biasa ada peningkatan konsumsi air sekitar 5-10 persen," Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung, Sri Hartati saat dihubungi, Selasa (7/5/2019).

Baca Juga : Debit Air Menurun, PDAM Tirta Raharja Siapkan Trik Jitu Antisipasi Pasokan Air ke Pelanggan

Meski ada kenaikan, Sri menjamin pasokan air bersih selama bulan Ramadan untuk pelanggan di tiga wilayah tersebut akan tetap aman karena saat ini masih memasuki musim hujan.

"Pasokan air bersih untuk wilayah Cimahi, Kabupaten Bandung, dan KBB, saat ini masih lancar. Untuk pasokan air bisa dipastikan lancar karena saat ini saja berkisar 166 liter per detik," bebernya.

Baca Juga : Mulai Oktober Tarif Air Naik, Begini Penjelasan Lengkap PDAM Tirta Raharja

Menurutnya, puncak peningkatan konsumsi air saat bulan Ramadan biasanya terjadi pada sore hingga malam hari, bahkan bisa sampai pagi hari karena di waktu itu banyak pelanggan yang menggunakan air bersih tersebut.

"Jumlah konsumsi air setiap harinya mencapai 1,625 juta kubik air. Sedangkan pada bulan puasa naik menjadi 1,762 juta kubik air," ucapnya.

Baca Juga : Musim Hujan ini Apakah Kualitas Air Tetap Terjaga? Ini Jawaban PDAM Tirta Raharja

Untuk saat ini, kata dia, jumlah pelanggan khusus di Kota Cimahi berjumlah 15.615 sambungan rumah (SR) dan sumber air yang diambil berasal dari Situ Lembang, Pangalengan dan Sungai Citarum.

"Sebelum Ramadan, kami melakukan pemeliharaan jaringan secara optimal. pengecekan pipa-pipa diintensifkan, terutama untuk mengurangi potensi kebocoran air," kata Sri.

Baca Juga : Dear Pelanggan PDAM Tirta Raharja, Bacalah Informasi Penting ini!

Dia mengatakan selama bulan Ramadan pihaknya tetap melakukan antisipasi kebocoran pipa, karena jika hal itu terjadi akan berdampak langsung terhadap pasokan air ke pelanggan yang ada di tiga wilayah itu.

Sementara upaya untuk antisipasi kebecoran, lanjut dia, petugas terus melakukan patroli hingga malam hari untuk mengecek pipa saluran, kemudian jika ada kebocoran langsung melakukan perbaikan.

"Selain itu kegiatan pengurasan juga tetap dilakukan, tapi kami mengimbau masyarakat harus bijak dalam penggunaan air selama bulan puasa," tandasnya.

Baca Lainnya