Kamis, 24 November 2022 23:25

Kongres Pemda Se-Asia Timur Sepakati Kerja Sama Industri dan Pariwisata

Reporter : Iman Nurdin
Delegasi Kongres Pemda se-Asia Timur ke-11 sepakat untuk bekerjasama di bidang pariwisata dan industri, di Trans Luxury Hotel, Kamis (24/11/2022).
Delegasi Kongres Pemda se-Asia Timur ke-11 sepakat untuk bekerjasama di bidang pariwisata dan industri, di Trans Luxury Hotel, Kamis (24/11/2022). [Iman ]

Limawaktu.id, --  Delegasi pemerintah daerah dari 7 negara tergabung dalam  The 11th East Asia Local and Regional Government Congress berhasil mengambil kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut meningkatkan kerja sama di bidang Industri dan Pariwisata untuk recovery pasca-pandemi Covid-19.

Ada dua poin utama, yaitu kerja sama di bidang industri, sehingga kita bisa saling jual beli, saling berinvestasi sesama negara anggota. Yang kedua membuka yang namanya gerbang pariwisata,"  kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam  konferensi pers di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Kamis (24/11/2022) malam.

Seluruh peserta Kongres berasal dari Indonesia, Vietnam, China, Korea Selatan, Malaysia, Jepang, dan Filipina sepakat pariwisata cara paling tepat untuk bangkitan ekonomi masyarakat.

"Kesepakatan membuka gerbang pariwisata karena meyakini pariwisata adalah cara paling cepat dalam membangkitkan ekonomi lokal masing-masing, apalagi kalau kita saling promosi di negara-negara anggota kongres ini," tambah Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga menilai penyelenggaraan KTT G20 memberikan stimulus bagi pelaksanaan Kongres Pemda se-Asia Timur, sehingga Indonesia selalu dipercaya sebagai tuan rumah diplomasi negara dalam menghasilkan sebuah kebijakan.

"Acara ini juga beriringan dengan KTT G20 di Bali, sehingga kita bisa menyaksikan Indonesia banyak dipercaya dalam menyelenggarakan diplomasi berkelompok di dunia, maupun di level Benua Asia," ujarnya.

Tak hanya itu,  Emil juga menyebut, ekonomi digital menjadi kekuatan yang dapat mengiringi kesepahaman tentang kerja sama di bidang industri dan pariwisata.

"Kita juga mengingatkan, bahwa ekonomi digital menyertai semua proses yang kita lalui ini, sehingga insya Allah, kita akan mempunyai kekuatan ekonomi digital yang luar biasa dalam kesepahaman ini," ungkapnya.

Sementara itu, seluruh delegasi mengumpulkan dana sumbangan bagi bencana gempa bumi di Cianjur. Sumbangan tersebut terkumpul Rp1,5 miliar untuk korban warga Cianjur. "Alhamdulillah, saya laporkan, semua anggota kongres mengungkapkan dukacita, dan juga menyumbangkan bantuan keuangan terkumpul Rp1,5 miliar dari para Gubernur dan  OJK yang hari ini datang untuk warga Cianjur, yang saya langsung belanjakan nanti malam untuk diberikan besok (Jumat-red), " papar Emil.

Selain sumbangan, Ridwan Kamil juga menandatangani kerja sama dengan Prefektur Shizuoka Jepang tentang pengelolaan mitigasi bencana melalui SDM yang berkualitas. 

"Kami, khususnya Jawa Barat menandatangani dengan Provinsi Shizuoka untuk kerja sama SDM kebencanaan karena Shizuoka salah satu provinsi yang tangguh terhadap bencana gempa bumi, kami di Jabar ingin belajar," jelasnya. (*)

Baca Lainnya

Topik Populer